Speedboat Sekatak Ekspres Terbakar di Perairan Salimbatu, Rute Tanjung Selor-Tarakan Sempat Terganggu

Penulis: Hendri Saputra  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:38:31 WIB
Speedboat Sekatak Ekspres terbakar di perairan Salimbatu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Kamis (6/8/2026).

BULUNGAN — Insiden kebakaran melanda speedboat reguler Sekatak Ekspres di perairan Salimbatu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.20 WITA. Kapal cepat tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Tanjung Selor menuju Tarakan saat api pertama kali terlihat membakar badan kapal di tengah laut.

Informasi awal yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, kobaran api sempat terekam dalam sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial. Dalam rekaman yang tersebar, terlihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi disertai api yang melahap bagian lambung speedboat sebelum akhirnya kapal oleng di perairan.

Evakuasi Penumpang dan Upaya Pemadaman

Petugas gabungan bersama warga setempat dilaporkan telah bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi dan penanganan darurat. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti jumlah penumpang yang berada di atas speedboat saat insiden terjadi. Pihak operator kapal maupun otoritas pelabuhan setempat juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kronologi maupun penyebab kebakaran.

Jalur Vital Penghubung Antarwilayah

Rute Tanjung Selor–Tarakan merupakan salah satu jalur transportasi laut tersibuk di Kalimantan Utara. Speedboat jenis ini menjadi pilihan utama warga untuk menyeberang antarkota karena waktu tempuhnya yang relatif singkat dibandingkan kapal ferry reguler.

Perairan Salimbatu sendiri merupakan titik yang kerap dilintasi kapal cepat dari kedua arah. Insiden kebakaran ini menyoroti kembali pentingnya standar keselamatan pelayaran, terutama untuk kapal-kapal penumpang berkecepatan tinggi yang melayani rute antar kabupaten/kota di wilayah perbatasan.

Masyarakat pengguna jasa transportasi laut di Kaltara kini menanti keterangan resmi dari pihak terkait, baik mengenai penyebab kebakaran maupun langkah antisipasi untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. (*)

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top