Kerja sama ini menyasar perlindungan risiko bisnis dan peningkatan daya saing para anggota Apindo di Kalimantan Utara. Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan, Tarakan sebagai gerbang ekonomi Kaltara membutuhkan instrumen mitigasi risiko yang kuat agar pelaku usaha bisa memperluas kapasitas dengan aman.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan mencatat perekonomian kota itu tumbuh 5,02 persen pada 2025. Sektor tersier menjadi motor utama dengan pertumbuhan 7,38 persen dari sisi produksi. Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi akhir rumah tangga (PK-RT) melesat 5,81 persen.
“Sebagai gerbang ekonomi Kaltara, Kota Tarakan memerlukan ekosistem usaha yang tangguh dan didukung oleh instrumen mitigasi risiko yang kuat agar para pelaku usaha dapat melakukan perluasan kapasitas usaha dengan aman,” ujar Budhi dalam keterangannya.
Budhi menambahkan, potensi pembangunan di Kalimantan Utara saat ini besar, terutama di sektor hilirisasi industri, perdagangan, logistik, infrastruktur, hingga pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). Tarakan juga dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas perdagangan yang tinggi.
“Kalimantan Utara memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dan sedang bergerak maju menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru,” kata Budhi.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup penyediaan produk proteksi unggulan Askrindo, antara lain Asuransi Harta Benda (Property All Risks), Asuransi Kebakaran, Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident), dan Asuransi Marine Cargo.
Untuk mendukung proyek konstruksi dan pengadaan di Kaltara, Askrindo juga memfasilitasi penjaminan melalui layanan Surety Bond dan Kontra Bank Garansi. Langkah ini diharapkan memperluas akses layanan keuangan, mendongkrak literasi asuransi di kalangan pengusaha, serta mengakselerasi aktivitas bisnis yang aman dan berkelanjutan.
“Melalui layanan Asuransi Umum dan Suretyship, Askrindo berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam mitigasi risiko, perlindungan aset, serta penyediaan penjaminan proyek yang kredibel,” tegas Budhi.