TANJUNG SELOR — Ratusan warga antre sejak pagi di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara untuk menukarkan kupon sembako dan memeriksakan kesehatan, Selasa (22/7). Mereka datang memanfaatkan rangkaian puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tingkat Provinsi Kaltara yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop) Kaltara.
Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", kegiatan ini menghadirkan pasar murah dan layanan publik secara simultan. Disperindagkop menggandeng mitra perbankan, Dinas Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menyediakan layanan dalam satu lokasi.
Kepala Disperindagkop Kaltara, H. Edy Suharto, menegaskan bahwa semangat koperasi kali ini tidak hanya soal usaha, tetapi juga kepedulian dan gotong royong. Sebanyak 300 paket sembako dijual dengan harga dasar melalui sistem kupon yang dikaitkan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Tujuannya agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga," kata Edy dalam sambutannya.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta pemeriksaan kesehatan yang hampir mencapai 300 orang. Stan UMKM lokal yang memamerkan produk unggulan juga tak kalah ramai dikunjungi sepanjang acara.
Momentum Harkopnas juga dimanfaatkan untuk melihat perkembangan koperasi di Kaltara. Saat ini terdapat dua kekuatan utama: koperasi konvensional dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dari target 440 desa, sebanyak 180 gerai koperasi desa telah berdiri dan sebagian sudah beroperasi. Dua di antaranya berada di Kelurahan Selumit, Kota Tarakan, dan Desa Apung, Kabupaten Bulungan. Sementara itu, koperasi konvensional yang dibina Pemprov Kaltara berjumlah 53 unit dan terus berkontribusi menggerakkan ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan ini, Harkopnas di Kaltara tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh warga. Pemerintah daerah berharap model pasar murah dan layanan terintegrasi seperti ini bisa direplikasi di momen-momen lain.