TANJUNG SELOR — Kabupaten Bulungan resmi mencatatkan diri sebagai tuan rumah Porwada III Kalimantan Utara pada 2029 mendatang. Penyerahan bendera estafet dilakukan dalam penutupan Porwada II yang berlangsung di Kabupaten Nunukan.
Ketua PB Porwada II Kaltara, Eliezer Simon, mengatakan bendera tuan rumah telah diterima oleh Kepala DKIP Bulungan dari Bupati Nunukan. "Bendera tuan rumah dari Nunukan ke Bulungan telah diserahkan," ujarnya.
Menurut Eliezer, Bupati Bulungan Syarwani secara lisan telah menyatakan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah. Hal itu disampaikan dalam audiensi antara PB Porwada II dengan bupati di Tanjung Selor. "Secara lisan, Bapak Bupati telah menyatakan kesiapan. Tentu dengan sisa waktu yang cukup panjang, persiapan Porwada III di Bulungan akan lebih maksimal," kata Eliezer.
Eliezer menilai Bulungan memiliki modal yang cukup untuk menggelar ajang tiga tahunan insan pers tersebut. Fasilitas olahraga di daerah itu dinilai lengkap. Selain itu, Pemkab Bulungan memiliki program khusus pengembangan olahraga bernama Bulungan Unggul. "Saya optimistis Porwada III 2029 akan terlaksana lebih meriah dan berbeda dari Porwada sebelumnya," ucapnya.
Sebelum estafet tuan rumah diterima, kontingen Siwo PWI Bulungan menorehkan prestasi di Porwada II Nunukan. Dengan kekuatan terbatas, mereka berlaga di sembilan cabang olahraga dan membawa pulang total 22 medali. Dua di antaranya medali emas. Hasil ini menempatkan Bulungan di peringkat ketiga di bawah Tarakan dan Nunukan.
"Hasil akhir cukup maksimal. Dari 22 medali, dua di antaranya merupakan medali emas. Hasil ini tidak terlepas dari kerja keras kontingen Bulungan serta dukungan maksimal dari pemerintah daerah," ucap Ketua Siwo PWI Bulungan, Ramlan.
Porwada merupakan agenda tiga tahunan bagi wartawan. Menurut Eliezer, jenjang kompetisi dimulai pada 2027 dengan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas). Setelah itu, pada 2028 digelar Pekan Olahraga Wartawan Kabupaten/Kota (Porwakab/Porwakot), lalu dilanjutkan Porwada pada 2029.
Dalam Porwada II di Nunukan tahun 2026, delapan cabang olahraga dan satu kategori lomba karya jurnalistik dipertandingkan. Cabang olahraga yang dilombakan meliputi futsal, badminton, tenis meja, hingga berbagai kategori jurnalistik. "Bukan tidak mungkin, pada Porwada III mendatang jumlah cabor yang dipertandingkan akan bertambah," tutup Eliezer.