KALIMANTAN UTARA — Infantino mengonfirmasi rencana tersebut dalam wawancara dengan Fox. Final Piala Dunia 2026 akan digelar pada 19 Juli di MetLife Stadium, New Jersey. Trump sendiri belum sekalipun menonton laga langsung turnamen ini sejak kick-off 11 Juni lalu.
"Kami akan bersama presiden menikmati final dan tentu saja menyerahkan trofi kepada pemenang," ujar Infantino. Ketika ditanya apakah mereka akan naik ke panggung bersama, pria asal Swiss itu menjawab, "Tentu, kami selalu bersama."
AS menjadi tuan rumah untuk 78 dari 104 pertandingan di Piala Dunia edisi perdana yang digelar tiga negara—Kanada, Meksiko, dan AS. Andrew Giuliani, direktur eksekutif gugus tugas Piala Dunia Gedung Putih, mengatakan kepada Telegraph bahwa Trump sengaja "membiarkan orang menunggu" dan belum hadir karena jadwal super sibuk.
Trump memang bukan figur asing di panggung olahraga. Pekan lalu ia hadir di acara UFC di Gedung Putih. Namun, pengalaman terbarunya di NBA Finals justru kurang mulus—ia mendapat cemoohan penonton di New York saat menyaksikan gim ketiga antara New York Knicks melawan San Antonio Spurs, yang berakhir dengan kekalahan Knicks 111-115.
Pengalaman canggung juga terjadi musim panas lalu. Saat menyerahkan trofi Piala Dunia Antarklub kepada Chelsea di MetLife Stadium, Trump justru bertahan di podium setelah seremoni. Bek Chelsea Reece James mengaku bingung. "Mereka bilang dia akan memberikan trofi lalu turun panggung. Saya pikir dia akan turun, tapi dia memilih tetap di sana," kata James.
Keputusan Trump hadir di final Piala Dunia 2026 menjadi perhatian global. Ini akan menjadi momen langka di mana seorang presiden AS yang masih menjabat tampil dalam seremoni puncak turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Publik kini menunggu apakah Trump akan benar-benar hadir di tribun sebelum final atau justru baru muncul saat seremoni trofi.