KALIMANTAN UTARA — Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho bersama Kabag Ops Korlantas Kombes Aries Syahbudin mendatangi titik galian di pertigaan Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, arah Jakarta Selatan. Langkah ini diambil untuk mencari solusi atas penyempitan jalur yang memicu perlambatan arus lalu lintas.
Irjen Agus mengaku menerima banyak pengaduan dari masyarakat terkait kepadatan di ruas tersebut. Dalam peninjauan, ia sempat berbincang dengan sejumlah pekerja proyek guna mendiskusikan penataan ulang area kerja.
"Tentunya kenapa saya hadir di sini? Beberapa kali kami dapat pengaduan dari pengguna jalan berkaitan dengan kepadatan dan perlambatan," ujar Irjen Agus kepada wartawan di lokasi, Kamis (4/6).
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa pengerjaan proyek PT PAM atau PDAM menjadi penyebab utama hambatan. Irjen Agus memastikan keluhan warga telah diakomodasi dengan langkah konkret di lapangan.
"Kami cek di lapangan dengan Pak Kasat Lantas Jakarta Timur ini, ya. Tepatnya di sebelah kiri kita, memang ada proyek PT PAM, PDAM. Pengaduan-pengaduan dari masyarakat sudah ditindaklanjuti. Ada pengaturan, ada penataan," urai Irjen Agus.
Satlantas Jakarta Timur langsung bersinergi dengan pihak pelaksana proyek untuk menata area kerja dan menambah personel di titik rawan macet. Rekayasa lalu lintas mulai ditingkatkan guna menekan perlambatan.
Aksi turun ke jalan ini merupakan bagian dari pembenahan menjelang Operasi Patuh 2026 yang akan digelar pada 8-21 Juni mendatang. Korlantas Polri tengah gencar menangani faktor penyebab kemacetan, termasuk hambatan samping dari proyek infrastruktur.
Melalui langkah proaktif ini, diharapkan arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang kembali normal. Upaya ini sejalan dengan esensi Operasi Patuh yang mengedepankan ruang kebersamaan di jalan raya yang aman, tertib, dan berkeselamatan.