KALIMANTAN UTARA — Barcelona dan timnas Spanyol sama-sama punya alasan kuat untuk percaya pada masa depan lini pertahanan mereka. Nama Pau Cubarsi muncul sebagai bukti nyata. Dengan 11 caps senior bersama La Roja, pemain jebolan La Masia ini sudah menuntaskan tiga dari empat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa diganti.
Perjalanan Cubarsi melesat cepat. Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, memberinya debut tim utama pada 18 Januari 2024 dalam kemenangan 3-1 atas Unionistas de Salamanca di Copa del Rey. Saat itu usianya baru 16 tahun.
Setahun berselang, ia sudah menjadi bagian dari skuad Spanyol yang meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Debut internasional senior datang pada 22 Maret 2024, juga di usia 17 tahun, dalam laga persahabatan melawan Kolombia di London Stadium.
Meski masih berusia 19 tahun, Cubarsi sudah mencatat lebih dari 135 penampilan untuk klub masa kecilnya. Ia juga telah mengangkat sejumlah trofi domestik. Di panggung Eropa, namanya semakin diperhitungkan setelah memainkan kedua leg semifinal Liga Champions musim lalu.
Ketenangan dan kemampuannya membangun serangan dari lini belakang membuatnya langka di usia semuda itu. Ia bukan sekadar bek bertahan, melainkan juga pengatur ritme permainan dari area pertahanan sendiri.
Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, sorotan wajar mengarah ke Cubarsi. Ia diprediksi menjadi salah satu wonderkid yang paling dinantikan penampilannya di turnamen tersebut. Rekam jejak di level klub dan internasional menjadi modal besar.
Perannya sebagai pilar penting di skuad La Roja kini tak lagi sekadar proyeksi. Fakta bahwa ia menyelesaikan 90 menit penuh dalam tiga dari empat pertandingan kualifikasi terakhir membuktikan kepercayaan penuh pelatih terhadapnya.