BULUNGAN — Penyelidikan penyebab kebakaran yang meludeskan bangunan utama Kantor Bupati Bulungan memasuki babak baru. Tim Labfor Polda Jawa Timur yang diterjunkan ke lokasi menemukan dua barang bukti utama: kabel dan serbuk arang. Temuan ini menjadi petunjuk awal untuk menentukan apakah kebakaran dipicu oleh korsleting listrik atau faktor lain.
Kepolisian Resor Bulungan bergerak cepat dengan memeriksa delapan orang saksi. Mereka terdiri dari pegawai yang berada di lokasi saat kejadian, petugas keamanan, dan beberapa pihak terkait lainnya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengumpulkan keterangan yang dapat memperjelas kronologi sebelum dan saat api pertama kali terlihat.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tim Labfor mengamankan potongan kabel yang diduga menjadi sumber percikan api. Selain itu, serbuk arang yang terkumpul di beberapa titik juga dijadikan sampel untuk uji laboratorium. Kedua barang bukti ini akan dianalisis lebih lanjut di laboratorium forensik di Surabaya.
“Kami fokus pada jejak-jejak yang ditinggalkan api. Kabel dan arang adalah petunjuk awal yang sangat penting,” ujar Kepala Kepolisian Resor Bulungan melalui keterangan resmi. Proses identifikasi ini diperkirakan memakan waktu beberapa hari hingga hasil pasti keluar.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat di lantai dua gedung utama pada malam hari. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Bulungan berjibaku selama beberapa jam sebelum api berhasil dipadamkan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Seluruh dokumen dan peralatan kantor di lantai yang terbakar hangus tak tersisa. Pemerintah Kabupaten Bulungan saat ini masih melakukan pendataan aset yang rusak.
Tim Labfor akan melakukan uji laboratorium terhadap sampel kabel dan serbuk arang. Hasil uji ini akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Jika diperlukan, kepolisian juga berencana melakukan rekonstruksi kejadian untuk mencocokkan dengan keterangan saksi.
Kapolres menambahkan, penyelidikan masih berjalan dan belum ada kesimpulan akhir. “Kami menunggu hasil Labfor. Setelah itu, baru kami bisa memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis murni,” tegasnya. Masyarakat Bulungan diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil resmi diumumkan.