TARAKAN — Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Open Badminton Tournament Kalimantan Utara 2026 terbilang tinggi. Hingga menjelang hari-H, Kepala Dispora Kaltara, Saiful Bachry, S.E., mengungkapkan bahwa pendaftaran peserta telah mencapai ratusan atlet.
“Peserta sudah terdaftar cukup banyak, ada ratusan atlet yang akan ikut bertanding,” ujarnya di Tarakan, Selasa (19/5/2026).
Saiful menegaskan bahwa kesiapan turnamen tidak hanya diukur dari jumlah peserta. Menurutnya, koordinasi antara panitia pelaksana, tim wasit, dan perangkat pertandingan di lapangan terus berjalan intensif dalam beberapa pekan terakhir.
“Untuk kesiapannya cukup siap. Laporan panitia dan tim wasit di lapangan sejauh ini cukup baik,” katanya.
Dispora Kaltara sendiri berperan aktif dalam pengawasan dan pengontrolan seluruh tahapan persiapan. Hal ini dilakukan agar pertandingan berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan itu, Saiful juga memberikan penekanan khusus pada aspek profesionalitas pertandingan. Ia mengingatkan bahwa dunia olahraga harus bebas dari kepentingan politik dan sikap subjektif terhadap peserta.
“Dunia olahraga tidak bicara sisi politis dan tidak bicara sisi suka tidak suka,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet untuk tidak meremehkan lawan tanding. Sikap tersebut, menurutnya, justru dapat merugikan atlet itu sendiri di lapangan.
“Siapapun lawanmu jangan pernah anggap remeh. Kita bicara tentang sportivitas dan profesionalitas,” imbuhnya.
Saiful memastikan pihaknya akan melakukan pengawasan secara langsung selama empat hari pelaksanaan turnamen. Jika ditemukan tindakan tidak sportif atau pelanggaran aturan, Dispora siap melakukan intervensi terhadap panitia pelaksana.
“Kalau ada hal-hal yang tidak sportif, kita dari internal Dispora pasti lakukan intervensi,” pungkasnya.
Open Badminton Tournament 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda dan peningkatan semangat olahraga di Kalimantan Utara.