Terminal Tipe A di Tanjung Selor Masuk Kajian Pusat, Dishub Kaltara Siapkan Lahan di Tiga Titik Calon Lokasi

Penulis: Galih Prayoga  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 20:32:16 WIB
Persiapan lahan untuk Terminal Tipe A di Tanjung Selor tengah dilakukan oleh Dishub Kaltara.

TANJUNG SELOR — Rencana pembangunan Terminal Tipe A di ibu kota Provinsi Kalimantan Utara memasuki tahap penyusunan dokumen perencanaan dan studi kelayakan. Proses ini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, Idham Chalid, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas mendukung penyiapan lahan dan fasilitasi lainnya. “Untuk terminal Tipe A itu kewenangannya ada di pusat. Dari daerah kami sifatnya mendukung, terutama dalam penyiapan lahan dan fasilitasi lainnya,” ujarnya, baru-baru ini.

Tiga Lokasi Calon Lahan Masih Dikaji

Idham menyebutkan, ada beberapa kawasan yang masuk dalam pertimbangan sebagai calon lokasi terminal. Di antaranya kawasan Jelarai, Sengkawit, dan sekitar KPM.

“Beberapa titik masih dibahas dan dikaji kelayakannya. Jadi belum ada keputusan lokasi yang benar-benar ditetapkan,” katanya.

Proses pemilihan lokasi menjadi krusial. Terminal ini nantinya akan melayani angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Artinya, aksesibilitas dan luas lahan harus memenuhi standar pusat.

Dampak bagi Transportasi Umum di Kaltara

Keberadaan terminal Tipe A dinilai mendesak untuk menata transportasi darat di Tanjung Selor. Saat ini, mobilitas warga antar kabupaten dan ke luar provinsi masih mengandalkan terminal sementara atau titik kumpul yang belum terstandar.

Dishub Kaltara berharap setelah terminal beroperasi, semakin banyak perusahaan otobus yang membuka trayek reguler. “Harapannya nanti semakin banyak perusahaan otobus yang masuk dan membuka trayek reguler di Tanjung Selor,” pungkas Idham.

Belum ada target waktu pasti untuk realisasi pembangunan. Semua masih menunggu hasil studi kelayakan dan keputusan final dari Kementerian Perhubungan.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top