TARAKAN — Ketua DPW Partai NasDem Kaltara Supa'ad Hadianto hadir langsung dan menyerahkan bantuan secara simbolis. Penerima manfaat adalah warga Kelurahan Karang Rejo yang dinilai paling membutuhkan, dengan prioritas janda dan keluarga kurang mampu.
Supa'ad menyebut kegiatan itu merealisasikan pesan utama partai secara konkret, bukan sekadar seremoni.
"Atas nama jajaran DPW Partai NasDem Kaltara, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD NasDem Tarakan dan Bapak Barokah. Kegiatan malam ini membuktikan bahwa pesan dan tujuan partai sudah dijalankan sebagaimana mestinya," ungkap Supa'ad.
Aksi sosial di Karang Rejo bukan kegiatan tunggal. Sebelumnya, DPD NasDem Tarakan menggelar "NasDemBerdoa", lalu dilanjutkan dengan "NasDem Peduli" di kediaman kader legislatifnya. Supa'ad menyebut pola itu sebagai pendekatan strategis untuk mendekatkan partai dari sisi kemanusiaan.
"Semua yang kita lakukan adalah pola mendekatkan Partai NasDem dari sisi kemanusiaan. Sehingga, ikatan lahiriah dan batiniah antara partai dengan konstituen maupun masyarakat Kota Tarakan semakin meningkat secara terus-menerus, dan bisa memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat Kaltara pada umumnya," tambahnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-15 masih berjalan hingga puncak acara 12 Desember 2026. Partai mengusung tema besar "Mengukuhkan Restorasi dan Menguatkan Bakti".
Tuan rumah sekaligus Anggota DPRD Kota Tarakan Kompol (Purn) Barokah menyebut aksi sosial ini sebagai wujud syukur dan khidmat kader terhadap kondisi ekonomi warga. Beras dipilih karena filosofinya dinilai paling dekat dengan keseharian masyarakat.
"Walaupun bentuknya sederhana, harapan kami bantuan beras ini bisa menyentuh langsung dan meringankan kebutuhan warga. Filosofinya, kalau beras ini sudah dimakan, maka akan mendarah daging, sehingga warga akan selalu ingat dan merasakan kehadiran serta kepedulian kami," ujar Barokah.
Barokah menegaskan pembagian bantuan tidak berhenti pada malam itu. Aksi serupa akan menjadi prioritas rutin setiap kali ada rezeki lebih, dengan sasaran tetap janda dan warga kurang mampu.
Momentum HUT ke-15 juga dipakai Barokah untuk merefleksikan perjalanan politik partai di Tarakan. Pada periode lalu, NasDem menduduki posisi kuat dengan 4 kursi DPRD Kota Tarakan. Pada pemilu terakhir, perolehan itu terkoreksi menjadi 2 kursi.
Penurunan tersebut, menurut Barokah, tidak menyurutkan semangat kader di lapangan. Ia menyatakan optimisme tinggi bahwa NasDem Kota Tarakan akan bangkit pada Pemilu 2029 dan merebut kursi pimpinan di lembaga legislatif.
DPW NasDem Kaltara juga membuka ruang masukan bagi warga Tarakan kepada struktur partai di semua tingkatan, dari kelurahan hingga provinsi.