BANDUNG — Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya membangun sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan pelaku industri hulu migas. Sinergi itu dinilai mendukung keberlanjutan kegiatan usaha sekaligus pembangunan daerah.
Ingkong menegaskan komitmen Pemprov Kaltara untuk terus memperkuat kemitraan dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta KKKS. Menurutnya, pemerintah daerah dan industri hulu migas memiliki peran yang saling melengkapi.
“Pemerintah daerah dan industri hulu migas memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga keberlanjutan investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, koordinasi yang berkelanjutan, serta kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Ingkong dalam keterangannya.
Pemprov Kaltara berharap kegiatan hulu migas dapat berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan. Operasi industri tetap harus memperhatikan kelestarian lingkungan, kepentingan masyarakat, serta manfaat ekonomi bagi daerah.
Ingkong mendorong agar industri hulu migas memberikan kontribusi nyata melalui peningkatan investasi, pelibatan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal, serta program Pengembangan Masyarakat yang tepat sasaran. Program itu diharapkan mendukung pendidikan, layanan kesehatan, pengembangan keterampilan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Keberhasilan industri harus berjalan beriringan dengan kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Untuk menjaga keberlanjutan kemitraan, Ingkong menekankan pentingnya koordinasi sejak tahap perencanaan. Ia juga meminta peningkatan partisipasi tenaga kerja dan UMKM lokal, evaluasi berkala terhadap program pengembangan masyarakat, serta penerapan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan.
Persoalan operasional di lapangan, menurutnya, sebaiknya diselesaikan melalui dialog yang konstruktif. Pemprov Kaltara memandang SKK Migas dan KKKS sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pemprov Kalimantan Utara berharap kemitraan ini terus berkembang, tidak hanya dalam menjaga keberlangsungan operasi hulu migas, tetapi juga dalam membangun sumber daya manusia, memperkuat ekonomi lokal, dan menciptakan manfaat pembangunan yang lebih merata bagi masyarakat Kalimantan Utara,” tutupnya.