NUNUKAN — Kunjungan Kepala KPPG Kelas I BGN Provinsi Kalimantan Utara Harjito ke Nunukan menjadi yang pertama sejak ia dilantik. Sebelumnya, rombongan KPPG Kaltara bertemu dengan Gubernur Kalimantan Utara.
Dalam audiensi, Harjito memperkenalkan lembaganya sekaligus menyampaikan komitmen mendukung pemenuhan gizi dan penyediaan makanan sehat bagi anak-anak serta peserta didik di Nunukan.
Harjito menyebut saat ini terdapat 102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalimantan Utara. Sebanyak 15 SPPG di antaranya berada di wilayah Kabupaten Nunukan.
"Keberadaan SPPG tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat sasaran di Kabupaten Nunukan," ujarnya.
Ia menegaskan komunikasi, koordinasi, kerja sama, dan sinergi antara KPPG, SPPG, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan program MBG.
Harjito menyatakan lembaganya terbuka terhadap masukan, kritik, dan koreksi terkait kinerja, pelayanan, serta pelaksanaan tanggung jawab KPPG dalam mendukung program pemerintah.
"Kami terbuka terhadap masukan, kritik, dan koreksi terkait kinerja, pelayanan, serta pelaksanaan tanggung jawab KPPG dalam mendukung program pemerintah," jelasnya.
Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap koordinasi dengan perangkat daerah terkait terus diperkuat guna mendukung kelancaran pelaksanaan program.
Pemkab Nunukan mendorong KPPG Kaltara menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah instansi. Di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta perangkat daerah yang membidangi pertanian dan ketahanan pangan.
"Pemkab Nunukan mendorong KPPG Kaltara menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah instansi, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta perangkat daerah yang membidangi pertanian dan ketahanan pangan, juga tidak kalah pentingnya melibatkan Kementerian Agama untuk memastikan aspek kelayakan dan legalitas halal makanan yang disediakan melalui program MBG," urai Wabup Hermanus.
Melalui koordinasi lintas instansi itu, Pemkab Nunukan berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan baik. Program juga diharapkan memenuhi standar pelayanan serta mendukung kebutuhan gizi anak-anak dan peserta didik di daerah.