TARAKAN — Warga Tanjung Batu dan Mamburungan kini punya jalur langsung menuju Pantai Amal tanpa harus menempuh rute memutar. Jalan rintisan sepanjang 2,5 kilometer itu dibuka lewat program TMMD Kodim 0907/Tarakan, melintasi kawasan Tanjung Batu di sekitar area mercusuar.
Pembukaan akses ini menjawab keluhan lama masyarakat pesisir Tarakan Timur yang bertahun-tahun kesulitan menjangkau wilayah Pantai Amal. Sebelumnya, perjalanan ke sana harus melalui rute berputar yang jauh lebih panjang.
Anggota DPRD Kota Tarakan dari Dapil Tarakan Timur, Asrin Saleh, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Kodim 0907/Tarakan dengan Pemkot Tarakan. Politikus Golkar yang juga tokoh masyarakat Tanjung Pasir itu menyebut jalan penghubung tersebut sebagai impian lama warga.
"Jalan ini sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Dulu kalau mau ke Pantai Amal harus memutar sangat jauh. Dengan adanya kegiatan TMMD ini, akses langsung akhirnya terbuka dan ini sangat membantu mobilitas warga pesisir," ungkap Asrin Saleh.
Peninjauan lokasi, kata Asrin, sudah dilakukan sejak tahun sebelumnya oleh tim gabungan Pemkot Tarakan, wali kota, Dinas PUPR, serta Dinas Perkim. Aspirasi dan hasil tinjauan lapangan itu terealisasi tahun ini lewat skema Manunggal TNI bersama rakyat.
Di tengah kondisi keuangan Pemkot Tarakan yang sedang efisiensi, kehadiran program TMMD dinilai menjadi solusi paling efektif dan tepat sasaran. Program ini mempercepat pembukaan infrastruktur vital tanpa membebankan APBD secara berlebihan.
Selain itu, kehadiran prajurit TNI di lapangan membangkitkan kembali budaya gotong royong di Mamburungan. "Mengingat kondisi keuangan Kota Tarakan yang saat ini terbatas, program TMMD sangat membantu daerah. Kehadiran para prajurit TNI di lapangan juga mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong antara TNI dan warga Mamburungan, khususnya Tanjung Batu," tegas Asrin.
Meski badan jalan rintisan 2,5 km telah rampung, Asrin menekankan perjuangan belum selesai. Ia mendorong Pemkot Tarakan merencanakan kelanjutan pembangunan agar manfaatnya berkelanjutan dalam jangka panjang.
"Tentu harapan kami sebagai wakil rakyat tidak berhenti sampai di sini saja. Pembukaan akses ini harus ada tindak lanjutnya secara berkala, mulai dari tahap pengagregatan (pengerasan) hingga kelak bisa di-aspal mulus," jelasnya.
Dengan struktur jalan yang lebih kokoh dan permanen, Asrin meyakini ketahanan jalan akan jauh lebih baik serta memberi kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan. Pembukaan rute ini dipastikan memacu pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar distribusi hasil perikanan, serta menghidupkan kawasan pesisir Tarakan Timur secara keseluruhan.