JAKARTA — Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik mengisi kursi Kapolda Kalimantan Utara setelah sebelumnya bertugas sebagai Inspektur Wilayah V Itwasum Polri sejak Februari 2026. Posisi itu diembannya berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026. Kalimantan Utara menjadi jabatan kewilayahan pertamanya di tingkat provinsi setelah puluhan tahun berkarier di lingkungan Polri.
Provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu menuntut perhatian khusus pada pengamanan perbatasan, pemberantasan kejahatan lintas negara, penegakan hukum, dan peningkatan pelayanan masyarakat. Pengalaman Andi Syahriful di bidang sumber daya manusia serta pengawasan internal menjadi modal awal memimpin jajaran kepolisian di wilayah tersebut.
Sepanjang kariernya, Andi Syahriful banyak berkecimpung di pembinaan personel dan manajemen organisasi. Ia pernah menjabat Kepala Biro SDM di Polda Banten, Polda Lampung, dan Polda Jawa Timur pada periode 2016 hingga 2020.
Sebelum itu, ia menjalani penugasan kewilayahan sebagai Kapolres Padangsidimpuan pada 2012–2013 dan Kapolres Simalungun pada 2013–2015. Setelahnya, ia berpindah ke Mabes Polri dengan sejumlah posisi di SSDM Polri, mulai dari Kabagrenmin hingga Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra.
Pada 2021, Andi Syahriful menjabat Kabagdalmutu Rorenmin Itwasum Polri. Tiga tahun berselang, ia masuk Tim Pengawasan Operasi Itwasum Polri, lalu dipercaya sebagai Auditor Kepolisian Utama di instansi yang sama sebelum Februari 2026.
Penunjukan Andi Syahriful menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Bone. Perwira lulusan Akpol angkatan 1994 itu disebut sebagai putra asli daerah tersebut.
Informasi lengkap soal pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan pengembangan kepolisian yang pernah ditempuhnya belum seluruhnya tersedia dalam sumber publik yang dapat diverifikasi. Yang tercatat, riwayat pendidikannya dimulai dari Akademi Kepolisian sebagai awal perjalanan karier sebagai perwira.
Penunjukan Andi Syahriful merupakan bagian dari rotasi besar di tubuh Polri. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memutasi 199 personel pada Oktober 2026, termasuk pergantian sejumlah jabatan strategis di tingkat kewilayahan.
Irjen Pol Agus Wijayanto, yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Utara, dipindahkan ke posisi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Estafet kepemimpinan di Polda Kaltara kini berada di tangan Andi Syahriful, dengan tugas utama menjaga stabilitas keamanan di provinsi perbatasan.
Bagi Kabupaten Bone, perjalanan karier Andi Syahriful tercatat sebagai salah satu kisah putra daerah yang berhasil menembus jajaran pimpinan kepolisian tingkat provinsi.