Ombudsman RI Kaltara Periksa Layanan Paspor di Kantor Imigrasi Tarakan, Telusuri Anggaran hingga CCTV

Penulis: Jamal Nasution  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:31:01 WIB
Tim Ombudsman RI Kaltara memeriksa sejumlah titik layanan paspor di Kantor Imigrasi Tarakan.

TARAKAN — Tim Ombudsman menelusuri sejumlah titik layanan yang dinilai paling menentukan pengalaman pemohon. Petugas pengelola pengaduan masyarakat, penanggung jawab, serta verifikator layanan paspor baru, paspor hilang, dan paspor rusak menjadi pihak yang diwawancarai.

Selain wawancara, tim memeriksa kondisi ruang layanan warga negara Indonesia. Sistem antrean, ruang tunggu, perangkat komputer, hingga kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) menjadi objek peninjauan.

Ruang Pengambilan Paspor dan Layanan Drive-Thru Jadi Sorotan

Ruang pengambilan paspor turut diperiksa, termasuk layanan pengambilan paspor Drive-Thru yang telah tersedia di Kantor Imigrasi Tarakan. Fasilitas itu menjadi salah satu titik yang dinilai langsung oleh tim Ombudsman.

Pemeriksaan tidak berhenti pada bangunan dan perangkat. Tim mewawancarai pemohon yang sedang melakukan pengambilan paspor untuk memperoleh gambaran dari sisi masyarakat, bukan hanya berdasarkan prosedur dan penjelasan internal penyelenggara layanan.

Masukan Ombudsman Disambut sebagai Bahan Evaluasi

Hasil peninjauan tidak berarti seluruh aspek pelayanan bebas persoalan. Tim Ombudsman menyampaikan sejumlah masukan untuk penyempurnaan pelayanan di Kantor Imigrasi Tarakan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan, menyatakan pihaknya menerima masukan tersebut sebagai bahan evaluasi.

"Kami menyambut baik setiap masukan yang disampaikan dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik yang transparan, akuntabel dan bebas dari maladministrasi," ungkap Okky.

Kualitas Layanan Diuji pada Tahap Tindak Lanjut

Penilaian Ombudsman menjadi salah satu evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Imigrasi Tarakan. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya dengan memeriksa administrasi, tetapi juga melihat langsung fasilitas pelayanan dan pengalaman pemohon.

Dengan sejumlah masukan yang disampaikan, kualitas pelayanan di Kantor Imigrasi Tarakan masih akan diuji pada tahap tindak lanjut. Perbaikan tidak cukup hanya pada fasilitas dan sistem antrean, tetapi juga memastikan seluruh proses layanan berjalan konsisten, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top