TARAKAN — Penanggung Jawab Pemeriksaan BPK Perwakilan Kaltara, Faisal Abdullah, menyatakan kekagumannya terhadap capaian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Tarakan tersebut. Ia menyebut iklim pengelolaan PDAM Tirta Alam sebagai yang terbaik yang pernah ia temui sepanjang perjalanan karier di lembaga audit negara.
Pemeriksaan pendahuluan berlangsung selama 30 hari sebelum agenda penutupan digelar di Kantor PDAM Tirta Alam, Kampung Bugis. Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes. memimpin langsung penutupan tahapan pemeriksaan tersebut, didampingi jajaran Pemkot dan manajemen PDAM.
Faisal menyampaikan bahwa selama 28 tahun berkarir di BPK dan berkeliling Indonesia, ia baru menemukan PDAM yang berkembang sepesat PDAM Tarakan. Menurutnya, pertumbuhan itu mencakup kemandirian pengelolaan hingga profesionalisme manajemen.
"Selama 28 tahun saya berkarir di BPK dan sudah keliling Indonesia, baru kali ini saya menemukan PDAM yang berkembang sangat pesat, mandiri, dan profesional seperti PDAM Tarakan," tegas Faisal Abdullah di hadapan jajaran Pemkot dan manajemen PDAM.
Apresiasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi BUMD air minum di wilayah Kalimantan Utara, yang selama ini menghadapi tantangan cakupan layanan dan kemandirian keuangan.
Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes. menyampaikan rasa syukur atas capaian PDAM Tirta Alam. Menurutnya, perkembangan signifikan tersebut merupakan hasil konsistensi dan kerja keras seluruh jajaran selama kurun waktu enam tahun terakhir.
"PDAM Tarakan memang berkembang pesat dalam 6 tahun terakhir ini. Pertumbuhan ini mencakup cakupan layanan, kemandirian keuangan, hingga manajemen yang makin tertata," ungkap dr. Khairul, M.Kes.
Ia menambahkan bahwa penilaian positif dari BPK menjadi suntikan semangat bagi jajaran PDAM untuk terus mengoptimalkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Dengan berakhirnya tahapan pemeriksaan pendahuluan BPK, PDAM Tirta Alam Tarakan diharapkan terus konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan akuntabel atau Good Corporate Governance.
"Pernyataan dan apresiasi BPK ini menjadi motivasi besar bagi Pemkot Tarakan dan manajemen PDAM Tirta Alam untuk terus berbenah serta mempertahankan kinerja profesional demi memenuhi kebutuhan air bersih seluruh warga," pungkas dr. Khairul.
Hasil pemeriksaan pendahuluan ini menjadi pijakan awal sebelum tahapan pemeriksaan kinerja berikutnya dijadwalkan BPK Perwakilan Kaltara terhadap PDAM Tirta Alam.