Tes Akselerasi Chery Q Rizz: 0-100 km/jam dalam 10,2 Detik

Penulis: Jamal Nasution  •  Rabu, 30 September 2026 | 16:07:01 WIB
Chery Q Rizz mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam 10,2 detik pada pengujian di lintasan tertutup.

KALIMANTAN UTARA — Chery Q Rizz menuntaskan akselerasi 0-100 km/jam dalam 10,2 detik, hasil pengujian langsung GridOto di parameter yang paling sering jadi patokan pembeli mobil listrik. Angka itu menempatkannya sedikit di belakang Geely EX2 Max yang mencatat 9,8 detik, meski tenaga puncaknya 122 PS dan torsi 115 Nm. Yang menarik, karakter berkendara hariannya justru terasa lebih hidup dari angka mentahnya.

Pengujian akselerasi Chery Q Rizz dilakukan di lintasan tertutup dengan kondisi baterai terisi penuh dan satu pengemudi. Model ini jadi mobil listrik termurah Chery di Indonesia, tapi soal tenaga bukan kaleng-kaleng: motor listrik tunggalnya mengirim 122 PS atau setara 120 dk, dengan torsi 115 Nm yang disalurkan ke roda belakang lewat transmisi satu percepatan gigi reduksi.

Konfigurasi penggerak roda belakang plus torsi instan khas motor listrik biasanya bikin mobil terasa gesit di kecepatan rendah. Pertanyaannya, apakah kombinasi itu cukup buat bersaing di kelasnya?

0-100 km/jam: 10,2 Detik, Kalah Tipis dari Geely EX2 Max

Di parameter 0-100 km/jam, Chery Q Rizz menuntaskannya dalam 10,2 detik. Angka ini tergolong cepat untuk mobil listrik di segmen entry-level, tapi bukan yang tercepat.

Rival langsungnya, Geely EX2 Max, mencatat waktu 9,8 detik di parameter yang sama. Selisih 0,4 detik memang tipis, tapi cukup buat menempatkan Chery Q di posisi kedua kalau patokannya murni akselerasi awal.

  • Chery Q Rizz — 0-100 km/jam: 10,2 detik
  • Geely EX2 Max — 0-100 km/jam: 9,8 detik
  • Tenaga Chery Q Rizz — 122 PS / 120 dk
  • Torsi Chery Q Rizz — 115 Nm
  • Penggerak — roda belakang, transmisi 1 percepatan

0-402 Meter: 17,7 Detik dengan Kecepatan Finis 133,2 km/jam

Untuk parameter 0-402 meter yang biasa dipakai di ajang drag race, Chery Q Rizz menuntaskannya dalam 17,7 detik. Kecepatan di garis finis tercatat 133,2 km/jam.

Angka ini menunjukkan motor listrik tunggalnya masih punya cadangan tenaga di kecepatan tinggi, bukan cuma kuat di start. Buat pemakaian harian, kemampuan akselerasi lanjutan seperti ini justru lebih relevan daripada catatan 0-100 km/jam.

Karakter Harian: Gesit untuk Menyalip di Tol

Yang paling terasa saat mengendarai Chery Q bukan angka di stopwatch, melainkan responsnya di skenario nyata. Menyalip kendaraan di kecepatan tinggi di jalan tol atau mendahului truk besar terasa enteng.

Torsi 115 Nm yang tersedia sejak putaran rendah membuat mobil langsung melesat begitu pedal gas ditekan. Tidak ada jeda atau lag seperti yang kadang ditemui di mobil berbahan bakar konvensional dengan transmisi otomatis.

Catatan: Selisih dengan Geely EX2 Max Perlu Diperhatikan

Selisih 0,4 detik di parameter 0-100 km/jam mungkin tidak terasa signifikan di pemakaian sehari-hari. Tapi buat pembeli yang membandingkan dua model ini secara head-to-head, angka tersebut tetap jadi pertimbangan.

Perlu diingat, pengujian akselerasi sangat dipengaruhi kondisi baterai, suhu lintasan, dan bobot kendaraan saat tes. Hasil bisa berbeda tergantung kondisi di lapangan.

Chery Q Rizz tetap menawarkan paket yang menarik: tenaga 122 PS, penggerak roda belakang, dan karakter berkendara yang responsif. Buat yang mencari mobil listrik pertama dengan prioritas kemudahan berkendara harian, model ini layak masuk daftar pertimbangan. Tapi kalau akselerasi jadi prioritas utama, Geely EX2 Max masih unggul tipis di atas kertas.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: gridoto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top