TARAKAN — Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI di Kota Tarakan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar serentak di 101 kabupaten/kota. Di Tarakan, pertandingan berlangsung di Makodim 0907/Tarakan dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes. menilai turnamen ini memberi ruang bagi warga untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga domino. Menurutnya, domino tidak hanya dapat dimainkan sebagai hiburan, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai cabang olahraga yang memiliki aturan serta kompetisi berjenjang.
Khairul menyampaikan bahwa turnamen seperti ini penting karena masyarakat punya ruang untuk berkompetisi. Ia menekankan bahwa dari kompetisi semacam ini, kemampuan peserta bisa terlihat secara lebih terukur.
"Turnamen seperti ini bagus karena masyarakat punya ruang untuk berkompetisi. Domino tidak hanya dimainkan sebagai hiburan, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi olahraga yang punya aturan dan prestasi. Dari kompetisi seperti ini kita bisa melihat kemampuan peserta," ujar Khairul.
Pernyataan itu menegaskan posisi domino sebagai cabang olahraga yang memiliki aturan main dan jenjang pertandingan, bukan sekadar permainan pengisi waktu luang.
Khairul menilai turnamen ini memiliki nilai lebih karena sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan atlet. Peserta yang memiliki kemampuan dapat mengikuti tahapan kompetisi dan berpeluang mendapatkan pembinaan untuk menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.
"Kalau ada target menuju ekshibisi PON 2028, tentu harus ada proses penjaringan dari sekarang. Turnamen ini bisa menjadi salah satu tempat untuk melihat potensi atlet yang ada di daerah, kemudian mereka bisa terus berlatih dan mengikuti kompetisi berikutnya," tuturnya.
Dengan demikian, hasil pertandingan di Makodim 0907/Tarakan tidak berhenti pada penentuan juara. Peserta yang menonjol berpeluang masuk ke tahapan pembinaan yang lebih terarah menuju ekshibisi PON 2028.
Khairul juga menyebut kegiatan tersebut mempertemukan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam satu kegiatan olahraga. Menurutnya, turnamen dapat menjadi ruang interaksi sekaligus mempererat silaturahmi antarpeserta.
"Pemerintah kota tentu mendukung kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti ini. Selain kompetisi, suasananya juga membangun silaturahmi. Peserta datang untuk bertanding, tetapi hubungan antarmasyarakat juga tetap terjaga," katanya.
Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI di Tarakan diharapkan menjadi salah satu wadah menemukan bibit atlet domino sekaligus mendorong olahraga domino berkembang di Kota Tarakan.