Qualcomm Siapkan SoC Flagship "Honu", Clock Speed Disebut Tembus 5,4 GHz

Penulis: Galih Prayoga  •  Minggu, 27 September 2026 | 21:07:31 WIB
Qualcomm dikabarkan menyiapkan SoC flagship dengan nama kode "Honu".

KALIMANTAN UTARA — Qualcomm dikabarkan tengah menyiapkan chip flagship generasi berikutnya dengan nama kode "Honu" yang disebut mampu menembus clock speed hingga 5,4 GHz. Chip yang diduga bernama Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 7 atau SM8A75 itu masih memakai fabrikasi 2nm N2P milik TSMC. Kabar ini muncul hanya beberapa waktu setelah Snapdragon 8 Elite Gen 6 Series resmi dirilis.

Qualcomm belum lama ini merilis Snapdragon 8 Elite Gen 6 Series ke pasar. Namun, pembicaraan soal penerusnya sudah mulai beredar di kalangan pengamat chipset. Bocoran terbaru menyebut Qualcomm sedang menyiapkan SoC flagship dengan nama kode "Honu".

Nama dan Proses Fabrikasi yang Dipakai

Chip ini diduga akan dipasarkan dengan nama Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 7 atau kode model SM8A75. Menurut bocoran yang beredar, Qualcomm masih setia menggunakan proses fabrikasi 2nm N2P milik TSMC. Pilihan node yang sama dengan generasi sebelumnya menunjukkan Qualcomm belum berpindah ke proses produksi yang lebih baru.

Target Clock Speed 5,3–5,4 GHz

Qualcomm kabarnya ingin menargetkan frekuensi di kisaran 5,3–5,4 GHz untuk mendongkrak performa single-core. Angka itu lebih tinggi dari Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang berjalan di 5,0 GHz. Meski clock speed naik cukup signifikan, skor Geekbench 6 diperkirakan hanya meningkat kurang dari 10 persen.

Konsumsi daya single-core chip baru ini disebut tidak akan jauh berbeda dari generasi sebelumnya. Qualcomm tampaknya berusaha mengejar frekuensi lebih tinggi tanpa membuat kebutuhan daya ikut melonjak. Belum ada informasi soal performa maupun konsumsi daya saat seluruh core digunakan bersamaan.

Strategi Qualcomm di Tengah Keterbatasan Node

Penggunaan node N2P yang sama mengindikasikan Qualcomm lebih mengandalkan peningkatan arsitektur dan clock speed ketimbang lompatan fabrikasi. Proses tersebut berpotensi membantu menjaga biaya produksi agar tidak naik terlalu tajam. TSMC sendiri disebut akan mulai mengalihkan kapasitas produksinya ke proses 1,4nm pada tahap berikutnya.

Bagi pengguna smartphone flagship di Indonesia, bocoran ini relevan karena chip Snapdragon seri 8 biasanya jadi otak perangkat premium yang masuk pasar lokal. Peningkatan clock speed tanpa lonjakan daya bisa berdampak langsung ke daya tahan baterai dan suhu perangkat saat dipakai multitasking atau gaming.

Masih Sebatas Rumor

Informasi mengenai chip ini belum dikonfirmasi Qualcomm. Nama produk, spesifikasi final, performa, hingga jadwal peluncurannya masih tanda tanya. Kemampuan sebenarnya dari calon Snapdragon flagship tersebut baru bisa dipastikan setelah ada pengumuman resmi dari Qualcomm.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top