Pegadaian Gandeng blu BCA Digital, Investasi Emas Modal Rp10.000

Penulis: Hendri Saputra  •  Selasa, 22 September 2026 | 08:37:01 WIB
Pegadaian dan BCA Digital meluncurkan investasi emas digital di aplikasi blu dengan modal awal Rp10.000.

KALIMANTAN UTARA — PT Pegadaian (Persero) menggandeng PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menghadirkan bluInvest Emas di aplikasi blu, dengan modal awal mulai Rp10.000. Kolaborasi ini menyasar generasi muda yang ingin mulai berinvestasi emas tanpa harus berpindah platform.

Fitur investasi emas digital itu terintegrasi penuh di dalam layanan bluInvest pada aplikasi blu. Nasabah bisa melakukan registrasi Tabungan Emas, transaksi jual-beli, hingga memantau nilai portofolio secara real-time tanpa keluar dari aplikasi.

Head of Retail & Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, menyatakan kolaborasi ini untuk menjawab kebutuhan anak muda akan layanan investasi yang aman dan mudah diakses.

"Kami di blu sangat memahami bahwa anak muda saat ini membutuhkan layanan investasi yang tidak hanya aman, tetapi juga seamless dan approachable. Lewat kehadiran bluInvest Emas hasil kolaborasi dengan Pegadaian, kami ingin mempermudah nasabah untuk memulai perjalanan investasinya tanpa ribet," ujar Edwin.

Modal Rp10.000 dan Proses Tanpa Pindah Aplikasi

Lewat kemitraan ini, blu by BCA Digital dan Pegadaian membuka akses investasi emas yang lebih inklusif. Dengan modal awal mulai Rp10.000, nasabah—terutama yang digital savvy—bisa mulai menabung emas secara konsisten.

Seluruh proses transaksi dan pemantauan portofolio diselesaikan dalam satu aplikasi. Nasabah tidak perlu berpindah platform untuk registrasi maupun jual-beli emas.

Pegadaian: Jangan Beli Emas karena FOMO

Direktur TI & Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu, mengingatkan masyarakat agar tidak bersikap spekulatif dalam berinvestasi emas. Menurutnya, pembelian emas justru layak dipertimbangkan saat harga sedang turun.

"Investasi emas tidak bisa dilakukan karena FOMO saat emas sedang happening atau saat harganya naik. Justru seharusnya pada saat harga emas turun, menjadi momentum yang baik untuk membeli emas baik secara fisik, maupun nabung emas digital," ujar Yos.

Yos menambahkan fluktuasi harga harian adalah hal normal. Jika dilihat dalam tren 10 tahun terakhir, nilai emas cenderung terus naik.

"Kuncinya sederhana, saat ada rezeki, langsung sisihkan untuk menabung emas menggunakan uang dingin, bukan dana darurat. Lalu biarkan aset tersebut tumbuh seiring waktu," katanya.

Arti bagi Investor Ritel dan Pasar Emas Digital

Kolaborasi bank digital dan Pegadaian menambah kanal investasi emas ritel di Indonesia. Selama ini Pegadaian sudah punya layanan Tabungan Emas dan aplikasi Tring. Kehadiran bluInvest Emas memperluas jangkauan ke pengguna aplikasi bank digital.

Bagi investor ritel, pilihan kanal emas digital yang makin banyak memberi kemudahan akses. Namun risiko tetap ada, terutama jika pembelian dilakukan tanpa perencanaan dan hanya mengikuti tren harga jangka pendek.

Yos menegaskan emas sebaiknya dibeli menggunakan uang dingin, bukan dana darurat. Pola ini dinilai lebih aman untuk membangun aset jangka panjang di tengah fluktuasi harga harian.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top