KALIMANTAN UTARA — Timnas Voli Putri Indonesia menutup laga semifinal perebutan peringkat kelima Asian Games 2026 dengan kemenangan telak 3-0 atas Vietnam di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Jepang, Senin (21/9). Kemenangan straight set ini menjaga peluang Medi Yoku dan kawan-kawan finis di posisi kelima, sekaligus membuka jalan menyamai prestasi bersejarah Asian Games 1986.
Indonesia tidak memberi ruang bagi Vietnam untuk berkembang sejak set pertama. Variasi serangan yang berjalan efektif membuat tim Merah Putih menutup set pembuka dengan skor 25-20.
Vietnam mencoba menaikkan tekanan di set kedua, tetapi Indonesia tetap tampil stabil dan menjaga jarak hingga merebut set tersebut 25-21. Pada set ketiga, pertahanan rapat dan serangan konsisten membuat Vietnam kesulitan mengembangkan permainan, dan Indonesia menutup pertandingan 25-18.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Loudry Maspaitella, menyebut penampilan anak asuhnya sebagai kunci kemenangan. Ia menilai strategi yang disusun sejak malam sebelumnya bisa diterapkan dengan baik di lapangan.
"Anak-anak bermain bagus lawan Vietnam. Anak-anak dalam kondisi yang sangat bagus. Strategi jalan. Strategi sudah dirancang tadi malam. Bisa diterapkan dengan baik di lapangan," ucap Loudry dikutip dari rilis PBVSI.
Konsistensi di ketiga set menunjukkan Indonesia mampu menjaga tempo permainan tanpa memberi Vietnam momentum untuk bangkit. Pertahanan yang rapat menjadi pembeda di set penentuan.
Indonesia akan menghadapi Taiwan dalam laga perebutan peringkat kelima yang berlangsung Selasa (22/9). Laga ini menjadi penentu apakah tim Merah Putih bisa mengunci posisi kelima cabang voli putri Asian Games 2026.
Jika berhasil menempati peringkat kelima, Timnas Voli Putri Indonesia akan menyamai prestasi pada Asian Games 1986. Catatan itu menjadi tambahan motivasi bagi Medi Yoku dan kawan-kawan menjelang laga terakhir.