KALIMANTAN UTARA — Daftar ini merangkum harga resmi perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO yang beredar di pasar Indonesia per September 2026. Rentangnya lebar: dari Rp 1,8 jutaan di kelas entry sampai Rp 22,9 juta untuk flagship tertinggi. Semua angka di bawah mengacu pada harga resmi, bukan harga pasar abu-abu atau toko online non-resmi.
Segmen paling bawah diisi POCO C Series dan Redmi A Series. Dua lini ini menyasar pembeli pertama atau pengguna yang butuh perangkat cadangan dengan spesifikasi dasar.
Selisih Rp 150.000–200.000 antar varian biasanya jadi titik keputusan: naik ke 128GB atau tetap di 64GB dengan tambahan RAM. Untuk pemakaian ringan—chat, media sosial, video streaming—varian 64GB masih cukup, tapi penyimpanan cepat penuh kalau dipakai menyimpan foto dan video.
Naik satu tingkat, ada Redmi 17 dan Redmi Note 15 yang mengisi segmen Rp 2,8–4,8 juta. Redmi Note 15 tersedia dalam versi 4G dan 5G dengan selisih harga yang cukup jelas.
Menarik dicatat: Redmi 17 4GB/128GB dan Redmi Note 15 6GB/128GB dijual di harga sama, Rp 2.899.000. Calon pembeli di rentang ini sebaiknya cek langsung spesifikasi chipset dan kapasitas baterai kedua seri sebelum memutuskan, karena harga identik belum tentu berarti positioning setara.
Segmen menengah atas dihuni Redmi Note 15 Pro Series dan POCO X8 Pro Series. Di sini fitur mulai lengkap: layar ber-refresh rate tinggi, kamera multi-lensa, dan pengisian daya cepat.
Di sini muncul persaingan internal yang menarik. Redmi Note 15 Pro+ 5G 8GB/256GB (Rp 6.399.000) hanya berselisih Rp 100.000 dari POCO X8 Pro 8GB/256GB (Rp 6.299.000). Dua perangkat di harga nyaris sama biasanya dibedakan dari tuning performa dan fokus kamera—POCO cenderung ke arah gaming, Redmi Note ke arah kamera dan layar.
Sebelum masuk flagship, ada POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 15T yang mengisi rentang Rp 7,5–8,5 juta.
Xiaomi 15T 12GB/256GB dijual Rp 7.499.000, sedikit lebih murah dari POCO X8 Pro Max varian setara. Pilihan di sini tergantung preferensi: seri T Xiaomi biasanya menonjol di sektor kamera, sementara POCO X8 Pro Max mengandalkan kapasitas baterai dan layar besar.
Kelas flagship diisi Xiaomi 17 Series, Xiaomi 17T Series, dan POCO F8 Series. Ini segmen dengan spesifikasi paling padat dan harga paling tinggi.
POCO F8 Ultra 16GB/512GB dan Xiaomi 17T Pro 12GB/512GB kompak di harga Rp 12.999.000. Dua perangkat ini menyasar pembeli berbeda: POCO F8 Ultra untuk yang mengejar performa mentah, Xiaomi 17T Pro untuk yang ingin keseimbangan kamera dan desain. Xiaomi 17 Ultra 16GB/1TB jadi varian termahal di seluruh daftar, dengan selisih Rp 3 juta dari varian 512GB.
Lini tablet menawarkan rentang yang tak kalah lebar, dari Redmi Pad 2 versi 9,7 inci sampai Xiaomi Pad 8 Pro.
Untuk tablet, pertimbangan utama bukan cuma RAM dan storage, tapi juga konektivitas. Versi WiFi dan 4G sering berselisih Rp 200.000–300.000—masuk akal kalau tablet dipakai mobile di luar rumah, tapi mubazir kalau hanya dipakai di rumah dengan WiFi.
Beberapa catatan praktis dari struktur harga di atas. Pertama, selisih antar varian RAM/storage sering tidak linear—kadang naik satu tingkat RAM dan storage cuma nambah Rp 200.000, kadang Rp 1 juta. Cek per model.
Kedua, harga resmi tidak selalu sama dengan harga di marketplace. Diskon dan bundling operator bisa mengubah hitungan, terutama untuk seri entry dan menengah. Ketiga, untuk flagship seperti Xiaomi 17 Ultra, pertimbangkan apakah butuh storage 1TB—selisih Rp 3 juta dari varian 512GB cukup besar untuk kebutuhan yang mungkin tidak terpakai.
Terakhir, daftar ini tidak menyertakan spesifikasi lengkap tiap perangkat. Sebelum transaksi, cocokkan harga di sini dengan spesifikasi chipset, kapasitas baterai, dan versi Android di sumber resmi Xiaomi Indonesia, karena harga bisa berubah tanpa pemberitahuan.