BKD Kaltara Perkuat Koordinasi dengan Operator OPD usai Nilai Indeks Data Kepegawaian Tembus 99,53 Persen

Penulis: Hendri Saputra  •  Kamis, 03 September 2026 | 15:47:02 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai BKD Kaltara, Indrayadi Purnama Saputra, menyampaikan capaian indeks kualitas data kepegawaian sebesar 99,53 persen di Bulungan, Kamis (3/9/2026).

BULUNGAN — Prestasi Kalimantan Utara di bidang kepegawaian tak membuat BKD berpuas diri. Capaian 99,53 persen dalam indeks kualitas data kepegawaian semester I 2026 masih menyisakan target: data Aparatur Sipil Negara (ASN) lengkap hingga 100 persen.

Kepala Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai BKD Kaltara, Indrayadi Purnama Saputra, menegaskan pihaknya terus mengejar kelengkapan data yang belum masuk sistem. "Data kalau bisa 100 persen," ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Disparitas Data Menghambat Integrasi

Indrayadi mengakui disparitas data masih menjadi kendala utama. Perbedaan catatan antara BKD dan masing-masing instansi kerap muncul di lapangan. Karena itu, BKD membangun kanal komunikasi dengan seluruh operator kepegawaian OPD.

"Pokoknya dari semua instansi yang membidangi kepegawaian, kita sudah ada linknya dan itu bisa berkoordinasi langsung ke BKD," jelas Indrayadi.

Jaringan ini memudahkan BKD ketika menemukan data ASN yang belum lengkap atau belum masuk. Tim tinggal menghubungi operator di instansi terkait untuk menanyakan penyebab dan meminta perbaikan segera.

Bukan Proyek Instan, Data Dicek Terus

Indrayadi menuturkan sistem koordinasi itu tidak dibangun tiba-tiba. Pembenahan data kepegawaian sudah berjalan rutin jauh sebelum penilaian dilakukan. "Ini tidak dibangun secara instan. Maksudnya langsung tiba-tiba jadi peringkat satu. Kita kan selalu data-data itu kita cek terus," katanya.

Upaya tersebut menempatkan Kaltara di peringkat pertama dengan skor 99,53 persen. Namun BKD tidak berhenti di situ. Pekerjaan rumah masih ada: mempertahankan capaian sekaligus menutup celah data yang belum tuntas.

Target Akhir: Data ASN 100 Persen

Indrayadi menyebut koordinasi dengan operator OPD akan terus diperkuat, bukan hanya saat ada evaluasi. Menurutnya, kelengkapan data menjadi fondasi pengelolaan ASN, mulai dari mutasi, promosi, hingga pensiun.

Dengan kolaborasi yang konsisten, BKD optimistis data ASN di Kalimantan Utara bisa mencapai 100 persen pada penilaian berikutnya. "

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top