Polwan Polda Kalimantan Utara menggelar kegiatan Goes To School di SD Negeri 022 Tanjung Selor dan SMP Negeri 6 Tanjung Selor pada Senin (24/8). Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 ini menyasar pelajar dengan materi perlindungan diri dan keamanan bermedia sosial.
TANJUNG SELOR — Polwan Polda Kalimantan Utara turun ke dua sekolah di Tanjung Selor untuk memberikan edukasi kepada pelajar, Senin (24/8). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA di SD Negeri 022 Tanjung Selor dan SMP Negeri 6 Tanjung Selor.
Inisiatif ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Polwan ke-78. Sejumlah personel polisi wanita diterjunkan, di antaranya Ipda Baiq Oryza Sativania, Ipda Fitri Arina, Brigpol Andi Dwi Supradina, Briptu Desty Lintang Pratiwi, Briptu Sumiati, Bripda Karunia Permata Putri, dan Bripda Wilda Dwi Novitasari.
Untuk siswa sekolah dasar, Polwan mengangkat tema "Tubuhku Itu Milikku, Aku Berani Menjaganya!". Materi berfokus pada pengenalan bagian tubuh yang perlu dijaga, batasan sentuhan, dan keberanian untuk berbicara kepada orang dewasa yang dipercaya.
Para siswa juga diberi pemahaman bahwa kekerasan seksual bukanlah kesalahan anak. Edukasi ini dikemas sesuai usia agar mudah dicerna oleh peserta didik tingkat dasar.
Sementara itu, siswa sekolah menengah pertama menerima materi bertajuk "Menjadi Remaja yang Aman, Sehat, dan Bertanggung Jawab". Pembahasan mencakup batasan diri, pertemanan sehat dan tidak sehat, serta upaya pencegahan pelecehan dan kekerasan.
Materi juga menyentuh risiko dunia digital, termasuk pencegahan cyberbullying dan pentingnya menjaga keamanan akun media sosial. Siswa diajak untuk lebih bijak dalam bermedia sosial di tengah masifnya penggunaan internet oleh remaja.
Melalui kegiatan ini, Polwan Polda Kaltara berupaya membangun kesadaran sejak dini kepada para pelajar. Tujuannya agar mereka mampu menjaga diri, memahami batasan pribadi, dan membangun pergaulan yang sehat.
Kegiatan Polwan Goes To School juga menjadi sarana memperkuat kedekatan Polri dengan lingkungan sekolah. Kehadiran polisi di tengah pelajar diharapkan menciptakan rasa aman sekaligus memberikan edukasi perlindungan bagi generasi muda di Kalimantan Utara.