TANJUNG SELOR — Turunnya hujan yang bersifat lokal di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bulungan pada Minggu malam membawa dampak signifikan terhadap kualitas udara dan pengurangan titik panas. Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Sylvi Yulianti, mengonfirmasi bahwa intensitas hujan tersebut cukup untuk menekan hotspot yang sebelumnya terpantau meluas.
"Betul, hujan semalam walaupun bersifat lokal namun cukup untuk mengurangi hotspot yang ada di wilayah Bulungan," ujar Sylvi di Tanjung Selor, Senin.
Sylvi menjelaskan, hujan yang turun tidak mengcover seluruh wilayah Kabupaten Bulungan. Curah hujan tersebut terdistribusi di sebagian Tanjung Selor, sebagian Tanjung Palas Utara, serta sebagian wilayah Tanjung Palas Barat dan Timur.
"Dampak hujan lokal tadi malam, untuk hari ini baru terdeteksi satu titik hotspot, yaitu berlokasi di Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan dengan kategori sedang," katanya.
Berdasarkan pantauan satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA20, BMKG mencatat adanya 120 sebaran titik panas di seluruh Kaltara pada Minggu (23/8) mulai pukul 00.00 hingga 23.00 Wita. Titik-titik tersebut memiliki kategori beragam, mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi.
Khusus untuk Kabupaten Bulungan, pada hari yang sama terdeteksi 20 titik panas. Rinciannya, satu titik berkategori rendah, 13 titik berkategori sedang, dan enam titik berkategori tinggi. Perbandingan data sebelum dan sesudah hujan menunjukkan pengaruh langsung curah hujan terhadap penurunan jumlah hotspot.
Sylvi memaparkan, kondisi cuaca di Bulungan pada pekan ini secara umum didominasi oleh cuaca cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, potensi hujan ringan hingga sedang yang bersifat lokal masih terbuka, terutama pada sore hingga malam hari.
Untuk jarak pandang horizontal, BMKG mencatat angka aman bagi aktivitas transportasi di wilayah Kabupaten Bulungan. "Jarak pandang mendatar berkisar enam kilometer di wilayah Kabupaten Bulungan," ungkapnya.
Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Bulungan disambut gembira masyarakat. Selain membersihkan debu di jalanan, hujan juga membuat langit Tanjung Selor tampak cerah dan biru kembali.
"Alhamdulillah hari ini langit Tanjung Selor kembali biru. Paling tidak hujan tadi malam mengurangi debu di jalanan," ujar Gusti, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Ia berharap hujan dapat kembali turun untuk menurunkan suhu panas yang cukup tinggi di Tanjung Selor serta memadamkan titik panas yang tersisa. "Mudah-mudahan nanti malam hujan lagi supaya titik panas di Kabupaten Bulungan dan seluruh Kaltara berkurang dan hilang," harapnya.