BULUNGAN — Gedung yang selama ini menjadi markas Kanwil DJPb dan KPPN Tanjung Selor akhirnya kembali ke pangkuan Pemkab Bulungan. Penyerahan aset dilakukan langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Kaltara, Ika Hermini Novianti, kepada Bupati Bulungan Syarwani di Kantor Bupati Bulungan, Rabu.
“Agendanya kami hari ini penyerahan gedung, karena selama ini gedung Kanwil DJPb dan KPPN Tanjung Selor itu memang menggunakan gedung dari Pemkab Bulungan sejak mulai beroperasi tahun 2018,” ujar Ika.
Pengembalian ini menandai berakhirnya masa pinjam pakai yang berjalan hampir satu dekade. Kanwil DJPb Kaltara kini telah memiliki gedung sendiri di Jalan Jelarai, Tanjung Selor, sehingga aset milik pemda tidak lagi diperlukan.
Ika memastikan gedung yang dikembalikan dalam kondisi baik dan siap dihuni kembali. “Nah kebetulan kan memang sudah selesai pemakaiannya, jadi hari ini kami menyerahkan kembali gedungnya. Kondisinya dalam kondisi baik. Insya Allah. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan,” katanya.
Pernyataan itu diperkuat dengan hasil pemeriksaan lapangan yang dilakukan Sekretaris Daerah Bulungan Risdianto bersama tim aset dan Inspektorat setempat. Mereka mengecek langsung kesiapan ruangan untuk mengakomodasi kebutuhan operasional OPD yang akan menempati gedung tersebut.
Bupati Bulungan Syarwani menyambut baik pengembalian aset ini. Ia menegaskan gedung tersebut akan langsung dialokasikan untuk pimpinan dan sejumlah OPD yang berkantor di kompleks perkantoran yang terbakar beberapa waktu lalu.
“Kita hari ini menerima pengembalian aset yang dipinjam pakaikan dari Pemkab Bulungan kepada Kanwil DJPb Kementerian Keuangan,” ujarnya.
“Pengembalian kantor yang dipakai DJPb ini memang diperuntukkan untuk pimpinan sekaligus beberapa OPD, khususnya yang ada di kompleks Kantor Bupati yang mengalami musibah kebakaran,” sambung Syarwani.
Langkah ini diambil agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu pascakebakaran. Syarwani menekankan bahwa kebutuhan ruang kerja bagi OPD terdampak menjadi prioritas agar layanan publik bisa segera berjalan normal kembali.
“Intinya bahwa itu digunakan untuk kepentingan OPD yang di wilayah kompleks Kantor bupati yang mengalami musibah kebakaran beberapa waktu yang lalu yang tentu juga butuh tempat kita bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata dia.
Dengan diserahkannya aset ini, Pemkab Bulungan kini memiliki opsi ruang kerja baru di pusat kota untuk memastikan administrasi pemerintahan dan layanan dasar warga tetap berjalan optimal.