Kapolda Kaltara Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Tarakan Barat, Warga Tak Lagi Memutar untuk ke Sekolah

Penulis: Galih Prayoga  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:44:31 WIB
Kapolda Kalimantan Utara meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kelurahan Karang Harapan, Tarakan Barat.

TARAKAN — Warga di Jalan Cahaya Baru, Gang Saromase, Kelurahan Karang Harapan, kini memiliki akses baru yang lebih pendek setelah Jembatan Merah Putih Presisi diresmikan, Kamis (13/8/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto bersama Wali Kota Tarakan Dr. H. Khairul, M.Kes., serta unsur Forkopimda setempat.

Pembangunan infrastruktur sepanjang 10 meter ini bukan sekadar penghubung antarjalan. Bagi warga Sungai Cahaya Baru, jembatan ini menjadi jalur pintas menuju sekolah, puskesmas, dan pasar yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama karena harus memutar.

Makna di Balik Nama Merah Putih Presisi

Kapolda Kaltara menjelaskan, penamaan jembatan ini mengandung filosofi pengabdian Polri. "Merah Putih merupakan simbol persatuan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara, sedangkan Presisi mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan," ujarnya dalam sambutan.

Menurut Agus, tugas kepolisian tidak berhenti pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Polri, kata dia, juga berupaya menghadirkan manfaat nyata melalui kepedulian terhadap kebutuhan pokok masyarakat, termasuk akses infrastruktur dasar.

Jembatan Ini Menghubungkan Warga dengan Harapan

"Jembatan ini bukan hanya menghubungkan jalan, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan pendidikan, perekonomian, pelayanan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik," tegas Kapolda di hadapan warga yang hadir.

Ia berharap fasilitas ini tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur semata. Jembatan tersebut diharapkan menjadi fasilitas publik yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga Tarakan Barat.

Momentum Hari Bhayangkara dan HUT ke-81 RI

Pembangunan jembatan ini dirangkai sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kapolda berharap semangat tersebut memperkuat nilai persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan. Ia pun mengingatkan warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum tersebut.

"Jaga, rawat dan pelihara bersama. Jangan hanya kita bangga pada saat peresmiannya, tetapi mari kita pastikan jembatan ini dapat terus digunakan dan memberikan manfaat dalam waktu yang panjang," pesannya.

Peresmian turut dihadiri Wakapolda Kaltara, para Pejabat Utama Polda Kaltara, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, unsur TNI, Camat Tarakan Barat, Lurah Karang Harapan, para ketua RT, perwakilan guru, tokoh masyarakat, dan warga Sungai Cahaya Baru.

Kapolda menutup sambutannya dengan harapan agar jembatan ini menjadi penghubung akses, harapan, pendidikan, perekonomian, dan masa depan masyarakat Kota Tarakan.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: intikatanusantara.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top