iPhone 18 Pro Disebut Lebih Mahal Rp 4-5 Juta, Apple Tekan Harga Layar demi Kompensasi RAM

Penulis: Hendri Saputra  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:24:02 WIB
Panel OLED iPhone 18 Pro disebut lebih murah US$68 per unit dibanding pendahulunya.

KALIMANTAN UTARA — Laporan terbaru dari media Korea Selatan, DealSite, mengungkapkan bahwa Apple telah mengamankan harga yang lebih rendah untuk panel OLED yang digunakan pada iPhone 18 Pro mendatang. Negosiasi ini disebut sebagai upaya agresif raksasa teknologi asal Cupertino tersebut untuk menekan biaya produksi di tengah krisis pasokan memori.

Harga Panel Turun Drastis, tapi Ponsel Tetap Lebih Mahal

Menurut sumber industri yang dikutip DealSite, Apple akan membayar LG dan Samsung sekitar US$68 (sekitar Rp 1,1 juta) untuk setiap panel OLED iPhone 18 Pro Max. Angka ini turun signifikan dibandingkan harga US$110 hingga US$120 yang dibayarkan untuk panel iPhone 17 Pro Max.

Penurunan biaya komponen layar ini menjadi strategi Apple untuk menahan laju kenaikan harga jual. Pasalnya, biaya produksi ponsel meningkat tajam akibat harga RAM yang melonjak. Kelangkaan chip memori ini dipicu oleh pembangunan pusat data AI (kecerdasan buatan) besar-besaran yang menyedot pasokan chip global.

Meski demikian, konsumen tetap harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Riset pasar memperkirakan harga iPhone 18 Pro Series di Amerika Serikat akan naik US$200 hingga US$300 (sekitar Rp 3,3 juta hingga Rp 4,9 juta) dibanding pendahulunya.

Proyeksi Harga dan Strategi Kompensasi Apple

Jika kenaikan tersebut terealisasi, iPhone 18 Pro diperkirakan akan dibanderol mulai US$1.399 (sekitar Rp 23,1 juta), sementara varian iPhone 18 Pro Max menyentuh angka US$1.499 (sekitar Rp 24,7 juta). Estimasi ini menggunakan kurs Rp 16.500 per dolar AS.

Langkah menekan harga layar ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, The Elec—media Korea Selatan lainnya—telah melaporkan negosiasi ini pada bulan lalu. Dengan mengamankan harga murah untuk komponen non-memori seperti layar, Apple berharap dapat mengimbangi lonjakan biaya RAM yang tak terhindarkan.

Menariknya, Apple sudah menaikkan harga jual untuk lini Mac, iPad, dan produk lainnya pada Juni lalu, namun membiarkan harga iPhone tetap. Jika negosiasi komponen ini sukses, bukan tidak mungkin kenaikan harga iPhone 18 Pro bisa ditekan mendekati angka US$200 atau bahkan lebih rendah dari proyeksi awal.

Jadwal Peluncuran dan Target Pasar

Kabar ini muncul hanya sebulan sebelum ajang peluncuran tahunan Apple yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Selain jajaran iPhone 18 Pro, Apple juga dikabarkan akan memperkenalkan iPhone lipat (foldable) pertamanya pada acara yang sama.

Bagi pengguna di Indonesia yang terbiasa membeli perangkat via distributor resmi atau pasar iBox, kenaikan harga ini tentu akan berdampak pada banderol akhir. Namun, kepastian harga resmi untuk pasar Tanah Air baru akan diketahui setelah acara peluncuran global berlangsung.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top