TARAKAN — Sebanyak 199 orang resmi dilepas Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kontingen yang terdiri dari Pramuka Penggalang, pembina pendamping, dan pimpinan kontingen itu dijadwalkan terbang menuju ibu kota pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Keberangkatan peserta dilakukan melalui dua jalur penerbangan berbeda. Gubernur yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kaltara itu menyebut sebagian peserta berangkat dari Tarakan dan sebagian lainnya dari Berau.
“Insyaallah besok mereka akan berangkat melalui pesawat, ada yang lewat Tarakan, ada yang lewat Berau,” ujarnya dalam sambutan pelepasan kontingen.
Ironisnya, meski menjadi salah satu titik pemberangkatan, Kota Tarakan justru absen dari daftar daerah pengirim kontingen. Partisipasi Kaltara pada ajang nasional tersebut hanya diwakili empat kabupaten/kota lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab ketidakhadiran Tarakan. Padahal, Jamnas merupakan wadah strategis bagi Pramuka Penggalang untuk memperluas wawasan, mengikuti pembinaan, dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Absennya Tarakan memunculkan sejumlah pertanyaan di kalangan pegiat kepramukaan. Faktor kesiapan peserta, penganggaran, hingga kebijakan organisasi menjadi spekulasi yang beredar, meski belum ada konfirmasi dari Kwartir Cabang setempat.
Sementara itu, Gubernur Zainal menitipkan pesan khusus kepada seluruh anggota kontingen yang mewakili Kaltara. Ia meminta para peserta menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta.
“Kita doakan mereka semua sehat di sana, dapat mengikuti semua kegiatan di pelaksanaan Jambore Nasional itu, dan kita harapkan bisa membawa nama baik Kalimantan Utara serta kembali ke Kalimantan Utara dengan selamat,” tutupnya.