Insentif Motor Listrik Rp 5 Juta per Unit Segera Diumumkan, Menkeu Sebut Bocorannya Mirip Rencana Awal

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:56:31 WIB
Menteri Keuangan menyatakan skema insentif motor listrik Rp 5 juta per unit akan diumumkan dalam satu hingga dua minggu ke depan.

KALIMANTAN UTARA — Kepastian itu disampaikan Purbaya di kantor Lembaga Penjamin Simpanan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026). Ia memberi sinyal bahwa skema yang akan diumumkan tidak akan jauh berbeda dari rancangan yang sempat dibahas sebelumnya.

"Bentuknya, nanti kalau saya kasih tahu bocor. Tapi nanti kayaknya nggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya," ujar Purbaya.

Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta, Mobil Masih Dikaji

Dari catatan yang beredar, pemerintah menyiapkan kuota insentif untuk 200 ribu unit kendaraan listrik. Rinciannya, 100 ribu unit untuk motor dan 100 ribu unit untuk mobil. Program ini mulanya ditargetkan berjalan pada Juni 2026, namun terpaksa diundur.

Untuk sektor roda dua, subsidi yang direncanakan cukup besar, yakni Rp 5 juta per unit. Sementara besaran bantuan untuk mobil listrik belum final dan masih dalam tahap pembahasan antar kementerian.

Motor dan Mobil Listrik Nasional Jadi Prioritas Utama

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan arah kebijakan ini menyasar produk dalam negeri. Insentif akan diprioritaskan bagi pabrikan nasional, termasuk motor listrik yang rencananya diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Kita akan prioritaskan mobil-mobil dan motor listrik merek nasional," kata Agus di sela acara Business Forum dan Rakernas XXV HKI di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Bentuk Insentif Masih Misteri

Baik Kemenkeu maupun Kemenperin belum merinci apakah bantuan ini akan diberikan langsung ke konsumen saat pembelian atau disalurkan lewat produsen. Agus Gumiwang mengaku belum bisa membuka detail teknis penyaluran insentif tersebut.

Untuk timeline, Purbaya memperkirakan pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat. "Nanti kalau saya lihat, mungkin seminggu dua minggu lagi," tuturnya.

Kepastian ini tentu dinanti para calon pembeli dan juga pelaku industri yang sudah menunggu sejak program pertama kali digulirkan. Skema yang transparan akan menentukan apakah target adopsi kendaraan listrik di Indonesia bisa tercapai tahun ini.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top