JAKARTA — Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi hambatan utama merealisasikan pembangunan Jalan Lembudud-Long Layu-Binuang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, Pemprov Kaltara mengusulkan perubahan desain teknis dari jalan beraspal menjadi konstruksi pengerasan atau agregat pilihan.
Usulan ini dinilai lebih realistis karena anggaran yang tersedia bisa dimanfaatkan lebih optimal, sekaligus memperluas jangkauan pembangunan ruas jalan. Dengan begitu, masyarakat Krayan Selatan dapat segera menikmati akses transportasi layak yang bisa dilalui sepanjang tahun.
Kementerian PU memberikan respons positif terhadap usulan tersebut. Instansi itu berkomitmen melakukan evaluasi terhadap desain teknis yang diajukan, serta mengkaji alternatif skema pendanaan bersama Kementerian Keuangan agar pembangunan ruas jalan segera terealisasi.
Audiensi yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Sistem Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan (SSPJJ), Direktorat Jenderal Bina Marga ini dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Achmad Djufrie, Wakil Ketua DPRD Muddain, serta Ketua Komisi III Jufri Budiman. Turut hadir Anggota DPR RI Dapil Kaltara Rahmawati Zainal A. Paliwang.
Ruas jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat sekaligus penunjang pertumbuhan ekonomi, pelayanan pendidikan, kesehatan, dan distribusi logistik di kawasan perbatasan. Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muddain menegaskan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan merupakan kebutuhan strategis yang harus terus diperjuangkan.
"Akses jalan yang memadai akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah terdepan," ujarnya.
Pertemuan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di kawasan perbatasan.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Diharapkan, pembangunan ruas Jalan Lembudud-Long Layu-Binuang segera terealisasi sebagai upaya meningkatkan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat di Krayan Selatan.