KALIMANTAN UTARA — Transformasi industri energi mendorong kolaborasi lintas negara, baik dalam pengembangan proyek, transfer teknologi, maupun kerja sama dengan mitra asing. Kondisi ini menuntut kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang mumpuni bagi para profesional di sektor hulu migas.
Meski Indonesia memiliki banyak talenta dengan kompetensi teknis yang kuat, masih banyak pekerja yang kesulitan menyampaikan ide atau berdiskusi secara efektif dalam bahasa Inggris. Kesenjangan antara kemampuan teknis dan komunikasi ini kerap menjadi hambatan dalam membangun kerja sama global.
Program GLOBE dirancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Pertamina Drilling memanfaatkan teknologi AI dan pengenalan suara (speech recognition) dari ELSA Business untuk memberikan pelatihan yang lebih personal dan efektif.
ELSA Business sendiri dinobatkan oleh Forbes sebagai salah satu dari empat AI terbaik di dunia versi Research Snipers. Platform ini telah dipercaya oleh lebih dari 1.300 organisasi secara global.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi human capital Pertamina Drilling. Tujuannya jelas: mempersiapkan tenaga kerja yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi lancar dengan mitra internasional.
Ekspansi bisnis ke pasar energi global membutuhkan lebih dari sekadar modal dan teknologi. Kolaborasi dengan mitra asing, negosiasi kontrak, hingga transfer pengetahuan teknis sangat bergantung pada komunikasi verbal dan tertulis yang baik.
Dengan program GLOBE, Pertamina Drilling berharap dapat mempercepat adaptasi pekerjanya terhadap lingkungan kerja internasional. Hal ini sekaligus membuka peluang karir yang lebih luas bagi talenta lokal di kancah global.
Peluncuran program ini menegaskan komitmen Pertamina Drilling dalam mengembangkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era industri energi modern. Penggunaan teknologi AI dalam pelatihan bahasa asing menjadi terobosan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan bekal kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, para pekerja diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana teknis, tetapi juga mitra dialog yang setara dalam proyek-proyek energi internasional. Program GLOBE menjadi salah satu batu loncatan bagi Pertamina Drilling untuk memperkuat posisinya di peta bisnis energi global.