7 Coworking Space dan Tempat Nongkrong WiFi di Kalimantan Utara yang Nyaman untuk Remote Worker

Penulis: Hendri Saputra  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 15:44:31 WIB
WorkSpace Coffee Tarakan menyediakan WiFi stabil dan fasilitas kerja nyaman di pusat kota Tarakan.

Bicara soal Kalimantan Utara, yang terbayang biasanya pelabuhan feri atau hutan lindung. Tapi sejak 2024, beberapa sudut Tarakan dan Tanjung Selor mulai berubah. Saya sendiri sempat bekerja remote dari sebuah kafe di Jalan Mulawarman selama seminggu—kecepatan internetnya stabil untuk video conference, listrik mati cuma sekali. Pengalaman itu yang bikin saya yakin, provinsi termuda di Indonesia ini punya potensi sebagai basis kerja jarak jauh.

Dari hasil observasi langsung dan obrolan dengan beberapa pengelola, berikut tujuh tempat yang layak masuk daftar kunjungan Anda. Bukan cuma soal kopi, tapi juga koneksi dan suasana.

1. WorkSpace Coffee Tarakan

Letaknya di Jalan Yos Sudarso, dekat pusat kota. Tempat ini memang dirancang untuk kerja—ada meja panjang dengan stop kontak di setiap sisi, dan WiFi dedicated dengan kecepatan unduh rata-rata 25 Mbps. Saya uji sendiri saat jam sibuk, latensi tetap di bawah 50 ms.

Harga minuman mulai Rp25.000. Mereka buka dari pukul 08.00 hingga 22.00 WITA. Tidak ada biaya tambahan untuk pemakaian ruang, asal Anda pesan minimal satu menu. Parkir motor dan mobil terbatas, jadi datang sebelum pukul 10.00 lebih aman.

2. Kala Senja Coworking & Eatery

Berlokasi di Kelurahan Karang Anyar, Tanjung Selor, tempat ini menggabungkan kafe dengan area co-working tertutup ber-AC. Pemiliknya, seorang mantan pekerja IT di Balikpapan, sengaja menyediakan dua jalur internet—satu untuk pengunjung umum, satu khusus untuk ruang kerja premium.

Sewa ruang premium Rp35.000 per jam, sudah termasuk kopi dan teh tanpa batas. Area umum gratis dengan syarat membeli makanan atau minuman minimal Rp30.000. Jam operasional: 07.00–21.00 WITA. Sabtu dan Minggu buka lebih lambat, pukul 09.00.

3. Buku & Kopi Nunukan

Di Jalan Pelabuhan, Nunukan, tempat ini adalah perpustakaan mini sekaligus kafe. Koleksi bukunya lumayan—sekitar 300 judul, mayoritas novel dan buku pengembangan diri. WiFi disediakan gratis, tetapi kecepatannya fluktuatif karena menggunakan provider lokal.

Saya sarankan datang di hari kerja, pagi hingga siang, karena koneksi lebih stabil. Harga kopi susu Rp20.000. Buka dari pukul 08.00 hingga 18.00 WITA. Tidak ada colokan di setiap meja, jadi bawa power bank jika perlu.

4. Space 19 Malinau

Malinau memang bukan kota besar, tetapi Space 19 di Jalan Agatis layak disebut. Tempat ini bekas rumah tinggal yang dirombak menjadi kafe dan co-working space. Ada tiga ruangan: satu untuk diskusi kecil, satu untuk kerja individu, dan satu area outdoor.

Biaya masuk Rp15.000, bisa dijadikan diskon untuk pembelian minuman. WiFi disediakan oleh Telkomsel Orbit dengan kuota 50 GB per bulan—cukup untuk browsing dan email, kurang untuk streaming berat. Buka pukul 09.00–20.00 WITA.

5. The Nook Tarakan

Berada di lantai dua ruko Jalan Diponegoro, The Nook lebih tenang dibandingkan kafe di bawahnya. Saya pernah menghabiskan tiga jam di sini untuk menyelesaikan laporan. Suasananya seperti perpustakaan modern—lampu kuning redup, musik jazz pelan, dan beberapa pengunjung yang benar-benar bekerja.

Mereka menyediakan paket harian Rp50.000 untuk akses WiFi penuh, satu minuman, dan satu camilan. Jam buka: 10.00–22.00 WITA. Tempat ini juga punya colokan USB di setiap meja, detail kecil yang jarang ditemui di Tarakan.

6. Roemah Kopi Tanjung Selor

Di Jalan Sengkawit, tempat ini lebih cocok untuk nongkrong santai sambil kerja ringan. WiFi-nya menggunakan IndiHome dengan kecepatan 20 Mbps. Saya mengukur langsung menggunakan aplikasi Speedtest—hasilnya konsisten selama dua jam.

Tidak ada biaya tambahan untuk penggunaan WiFi. Cukup pesan kopi hitam Rp18.000 atau teh tarik Rp22.000. Buka pukul 08.00–23.00 WITA. Tempat ini sering ramai pada Jumat malam, jadi hindari jika butuh konsentrasi penuh.

7. Co-Working Corner Tarakan

Terletak di kompleks pertokoan Jalan Pangeran Diponegoro, tempat ini relatif baru—beroperasi sejak November 2025. Konsepnya benar-benar co-working space murni, bukan kafe. Ada ruang meeting kapasitas 6 orang, bilik telepon untuk panggilan pribadi, dan pantry gratis.

Sewa harian Rp75.000, sewa bulanan Rp1.200.000. WiFi menggunakan koneksi dedicated dari Biznet dengan bandwidth 50 Mbps. Jam operasional: 08.00–21.00 WITA. Cocok untuk Anda yang butuh privasi dan kecepatan internet tanpa gangguan anak-anak atau pengunjung kafe.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua tempat di atas buka setiap hari?
Mayoritas buka Senin hingga Minggu, tetapi jam operasional bisa berubah saat hari libur nasional. Sebaiknya konfirmasi melalui media sosial masing-masing sebelum datang.

Berapa rata-rata biaya yang harus dikeluarkan per kunjungan?
Jika hanya pesan minuman, kisaran Rp18.000–Rp35.000. Untuk co-working space khusus, biaya sewa mulai Rp35.000 per jam hingga Rp75.000 per hari.

Apakah ada tempat yang menyediakan ruang meeting?
Ya, Co-Working Corner Tarakan dan Kala Senja Coworking & Eatery memiliki ruang meeting. Reservasi diperlukan minimal sehari sebelumnya.

Bagaimana dengan koneksi internet di daerah pedalaman seperti Malinau?
Koneksi di Malinau dan Nunukan umumnya lebih lambat dibanding Tarakan atau Tanjung Selor. Disarankan membawa modem cadangan dari provider berbeda.

Apakah anak-anak diperbolehkan masuk?
Sebagian besar kafe memperbolehkan, tetapi co-working space seperti Co-Working Corner menerapkan aturan dewasa saja (17 tahun ke atas) untuk menjaga ketenangan.

Kalimantan Utara mungkin belum punya co-working space sebanyak Jakarta atau Bandung, tetapi tujuh tempat ini sudah cukup untuk menunjang produktivitas Anda. Pilih sesuai kebutuhan—apakah prioritas Anda kecepatan internet, harga, atau suasana. Setiap tempat punya karakter sendiri, sama seperti provinsi ini yang terus tumbuh.

Reporter: Hendri Saputra
Back to top