Google Home Update Janji Perbaiki Fitur Familiar Faces di Nest Cam, Pakai Analisis Pakaian

Penulis: Kemal Batubara  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 00:13:01 WIB
Google memperbarui fitur Familiar Faces di Nest Cam dengan fokus pada data wajah terbaru dan analisis pakaian.

KALIMANTAN UTARA — Fitur Familiar Faces pada Nest Cam milik Google selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama pengguna. Sistem pengenalan wajah ini kerap gagal mengidentifikasi anggota keluarga dengan benar, membuat notifikasi yang tidak berguna dan mengurangi keandalan kamera keamanan.

Google mengakui masalah ini dan akhirnya mengambil pendekatan baru. Alih-alih memindai seluruh database wajah yang menumpuk, sistem sekarang akan fokus pada contoh wajah paling baru dan akurat.

Cara Baru Google Mengenali Wajah

Dalam pernyataan resmi, Google menjelaskan perubahan yang dilakukan pada sistem Familiar Faces. Perusahaan akan secara otomatis memperbarui library Familiar Faces untuk menyimpan "contoh paling baru dan akurat" dari setiap wajah yang dikenali.

"Kami tahu mengidentifikasi anggota keluarga dengan benar itu penting. Untuk meningkatkan deteksi, kami secara otomatis memperbarui library Familiar Face Anda untuk menyimpan contoh paling baru dan akurat," tulis Google.

Yang menarik, Google juga menambahkan sinyal tambahan berupa analisis pakaian. Jika wajah subjek tidak terlihat dalam bidikan kamera, sistem akan menggunakan pakaian sebagai sinyal pengenal. Pendekatan ini dirancang untuk mengurangi kesalahan identifikasi dan membuat pengelolaan library lebih mudah.

Ketersediaan Pembaruan

Pembaruan ini sudah mulai digulirkan sekarang untuk pemilik Nest Cam yang berlangganan Google Home Premium dan tergabung dalam program Early Access. Belum ada informasi kapan fitur ini akan tersedia untuk semua pengguna.

Ini bukan pertama kalinya Google mencoba memperbaiki fitur Familiar Faces. Perusahaan telah berulang kali berusaha menyempurnakan sistem pengenalan wajah ini selama bertahun-tahun. Pendekatan baru dengan fokus pada data terbaru dan analisis pakaian diharapkan bisa menjadi solusi yang lebih efektif.

Dampak untuk Pengguna Indonesia

Bagi pengguna Nest Cam di Indonesia, pembaruan ini menjadi angin segar. Kamera keamanan rumah pintar memang sangat bergantung pada akurasi deteksi wajah untuk memberikan notifikasi yang relevan.

Sebelumnya, database wajah yang terus menumpuk tanpa pembersihan otomatis membuat sistem Familiar Faces semakin lambat dan tidak akurat seiring waktu. Dengan mekanisme baru yang membersihkan dan memperbarui data secara otomatis, performa deteksi diharapkan konsisten dalam jangka panjang.

Google Home sendiri baru saja menerima sejumlah pembaruan lain, termasuk perbaikan aplikasi dan peningkatan kualitas suara serta kamera. Sayangnya, Google juga menghentikan produksi speaker Nest Mini dan Nest Audio, menandai perubahan strategi perangkat keras rumah pintar perusahaan.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top