KALIMANTAN UTARA — Mercedes-Benz merilis kendaraan listrik terbaru mereka yang diberi nama VLE. Bukan sekadar minivan biasa, pabrikan Jerman ini menyebutnya sebagai "Grand Limousine" yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan hiburan setara ruang keluarga di dalam kabin. Mobil ini memiliki panjang total 216 inci, lebih panjang 10 inci dari SUV GLS, dan tinggi plafon internal 49 inci yang memungkinkan orang dewasa setinggi 6 kaki (sekitar 183 cm) bergerak dengan leluasa di dalamnya.
VLE tersedia dalam dua pilihan penggerak. Varian VLE 300 menggunakan penggerak roda depan (FWD) dengan tenaga 272 hp. Sementara itu, VLE 400 4MATIC hadir dengan dual-motor all-wheel drive yang menghasilkan 416 hp. Kedua varian menggunakan paket baterai 115 kWh yang dapat digunakan (usable) dan membentang di lantai kabin.
Mercedes mengklaim jarak tempuh VLE mencapai 435 mil berdasarkan siklus WLTP Eropa. Untuk pengujian EPA di Amerika Serikat, perkiraan jarak tempuh berada di kisaran 350 mil per pengisian penuh. Sistem pengisian daya menggunakan arsitektur 800 volt dengan kecepatan maksimal 300 kW, yang memungkinkan penambahan jarak sekitar 200 mil hanya dalam 15 menit.
Fitur paling menonjol dari VLE ada di baris kedua. Sebuah layar ultra-wide 31,3 inci dengan resolusi 8K dapat diturunkan dari atap. Penumpang bisa menonton YouTube atau Disney+ langsung dari layar tersebut. Sayangnya, layar ini tidak mendukung Chromecast atau AirPlay. Jika ingin memutar konten sendiri, tersedia port HDMI, meskipun Mercedes mengakui kabel yang menjuntai di kabin kurang terasa mewah.
Layar besar itu bisa dipecah menjadi dua layar 4K berukuran 15 inci masing-masing, sehingga dua penumpang bisa menonton tayangan berbeda secara bersamaan. Dua pasang headset Bluetooth juga disediakan untuk audio pribadi. Untuk pengemudi dan penumpang depan, terdapat tiga layar yang membentuk MBUX Superscreen: kluster instrumen 10,25 inci, layar infotainment utama 14 inci, dan layar penumpang 14 inci yang juga bisa memutar video.
Bagian audio ditangani oleh 22 speaker dari sistem Burmester 3D yang mendukung Dolby Atmos. Sistem ini mampu mengkonfigurasi ulang output suara secara dinamis berdasarkan siapa yang duduk di dalam mobil. Saat pengemudi sendirian, suara akan diprioritaskan ke depan. Jika kabin penuh, suara akan merata ke seluruh sudut. Dalam pengujian, pemutaran musik yang dioptimalkan untuk Atmos terdengar sangat baik.
Kursi kapten di baris kedua dilengkapi pemanas, ventilasi, dan sandaran yang bisa direbahkan. Meski tidak bisa benar-benar datar—karena alasan keselamatan jika terjadi kecelakaan—posisi rebah yang ditawarkan sudah cukup nyaman untuk perjalanan jauh. Tersedia juga meja lipat untuk laptop dan port USB-C di semua baris untuk menunjang produktivitas. Namun, kursi ini terasa agak sempit dan cukup merepotkan saat keluar-masuk.
Mercedes-Benz VLE 2028 membuktikan bahwa kendaraan keluarga tidak harus membosankan. Dengan perpaduan layar 8K, audio Dolby Atmos, dan kabin yang luas, mobil ini menawarkan pengalaman hiburan yang belum pernah ada di segmen minivan sebelumnya. Meski masih membutuhkan pengemudi manusia, VLE menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang mengutamakan kenyamanan dan hiburan digital di perjalanan. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga di pasar Indonesia.