TANJUNG SELOR — Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala mendorong warga untuk memulai gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga sebagai langkah konkret menjaga lingkungan. Langkah sederhana ini disebutnya berdampak besar dalam mengurangi persoalan sampah di daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga demi mewujudkan Indonesia yang lebih asri,” kata Ingkong di hadapan peserta upacara, Senin (8/6).
Dalam amanatnya, Ingkong membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Ia menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia,” ujar Ingkong.
Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Ingkong menyebut nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila menjadi instrumen penting untuk membangun dialog serta menjembatani perbedaan.
Ingkong secara khusus menyapa generasi muda yang hadir. Ia meminta mereka tidak menjadikan Pancasila sekadar tulisan di buku atau hiasan di dinding.
“Jadikan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pesan ini disampaikan di tengah kekhawatiran akan tergerusnya nilai-nilai kebangsaan di kalangan anak muda akibat derasnya arus informasi global.
Pada kesempatan yang sama, Wagub Ingkong mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis. Tiga krisis tersebut meliputi perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.
“Indonesia menegaskan komitmen terhadap Paris Agreement untuk menjaga kenaikan suhu global tetap berada sedekat mungkin pada batas 1,5 derajat celcius,” tegas Ingkong.
Menurutnya, isu lingkungan menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama demi keberlangsungan generasi mendatang. Langkah kecil seperti memilah sampah dari rumah tangga dinilai sebagai kontribusi nyata yang bisa dilakukan setiap warga.