Musda VI KKSS Nunukan Dibuka Kesbangpol, Pemkab Ajak Warga Sulsel Perkuat Persatuan dan Sinergi Pembangunan Daerah

Penulis: Indra Firmansyah  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 23:45:02 WIB
Pembukaan Musda VI KKSS Nunukan dihadiri Kesbangpol dan Pemkab untuk perkuat persatuan warga Sulsel.

NUNUKAN — Musda VI KKSS mengusung tema “KKSS Bersatu, Berdaya, Berbudaya, Sinergi Membangun Kabupaten Nunukan.” Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, tema itu dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat setempat yang hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan budaya.

Nilai Sipakatau Jadi Perekat di Tengah Keberagaman

Bupati menegaskan bahwa KKSS telah membuktikan diri sebagai perekat persatuan di tengah masyarakat majemuk. “Nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge’ bukan hanya semboyan, tetapi telah menjadi praktik kehidupan warga KKSS di Nunukan,” ujar Hasan Basri saat membacakan sambutan.

Pemerintah daerah pun mengajak seluruh warga KKSS tidak hanya menjaga persatuan internal organisasi, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat di Nunukan.

Karakter Pekerja Keras Warga Sulsel Disorot

Bupati menyoroti karakter warga KKSS yang dinilai pekerja keras, ulet, dan adaptif. Kontribusi mereka disebut telah merambah berbagai sektor, mulai dari perdagangan, perikanan, pertanian, jasa, hingga pemerintahan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menyatakan siap berkolaborasi melalui program pelatihan, pengembangan UMKM, serta kemudahan investasi untuk meningkatkan daya saing masyarakat. “Nunukan adalah rumah kita bersama. Kemajuan daerah tidak dapat dicapai oleh satu kelompok saja, melainkan melalui kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Filosofi Siri’ Na Pacce Jadi Fondasi Generasi Berkarakter

Dalam aspek budaya, Bupati menekankan pentingnya melestarikan nilai-nilai luhur budaya Sulawesi Selatan, termasuk filosofi Siri’ Na Pacce yang mengajarkan harga diri, solidaritas, dan kepedulian sosial. Menurutnya, pelestarian budaya melalui seni, kuliner, bahasa, dan adat istiadat akan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Musda Harus Demokratis dan Penuh Semangat Kekeluargaan

Bupati juga mengingatkan bahwa Musda merupakan forum tertinggi organisasi yang harus dijalankan secara tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan. Perbedaan pilihan dalam proses musyawarah diharapkan tidak menimbulkan perpecahan, melainkan menjadi bagian dari dinamika organisasi yang sehat.

Ia berharap Musda VI KKSS dapat melahirkan pemimpin yang amanah, visioner, serta mampu merangkul seluruh unsur organisasi demi kemajuan KKSS dan manfaat nyata bagi masyarakat Nunukan.

Musda VI BPD KKSS Kabupaten Nunukan resmi dibuka dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. “Semoga Musda ini menghasilkan keputusan terbaik dan membawa manfaat bagi seluruh keluarga besar KKSS serta masyarakat Kabupaten Nunukan,” tutup Bupati dalam sambutannya.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: pembawakabar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top