Inflasi Tahunan Bulungan Tembus 3,97 Persen, Tarif PAM dan Tiket Pesat Jadi Biang Kerok

Penulis: Indra Firmansyah  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:53:17 WIB
Inflasi tahunan Bulungan Mei 2026 mencapai 3,97 persen, didorong kenaikan tarif angkutan udara dan PAM.

BULUNGAN — Laju inflasi di Kabupaten Bulungan pada Mei 2026 tercatat paling tinggi disumbang oleh kelompok transportasi. Kenaikan tarif angkutan udara menjadi pendorong utama, seiring dengan tingginya permintaan tiket menjelang musim liburan dan mobilitas masyarakat yang meningkat.

“Dari sisi pengeluaran, kelompok transportasi memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi tahunan, terutama pada subkelompok angkutan udara,” tulis BPS Bulungan dalam laporan resminya.

Tarif Air Minum Ikut Mendorong Inflasi di Sektor Perumahan

Selain transportasi, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mencatat kenaikan. Tarif PAM yang naik dalam beberapa bulan terakhir ikut menyumbang tekanan inflasi di sektor ini. Kenaikan tarif tersebut memengaruhi biaya hidup rumah tangga di wilayah perkotaan maupun pedesaan di Bulungan.

Inflasi Inti dan Harga Pangan Masih Terkendali

BPS Bulungan mencatat bahwa inflasi inti—yang mencerminkan harga barang di luar gejolak musiman dan kebijakan pemerintah—masih berada dalam tren terkendali. Harga bahan pangan pokok seperti beras, cabai, dan minyak goreng relatif stabil selama periode tersebut, sehingga tidak memperburuk tekanan inflasi secara keseluruhan.

Namun, kenaikan ongkos transportasi udara tetap menjadi kekhawatiran utama, terutama bagi warga yang bergantung pada jalur udara untuk mobilitas antarkota dan antarprovinsi. Bulungan yang merupakan salah satu pusat ekonomi di Kalimantan Utara kerap menjadi titik transit bagi pelaku usaha dan pekerja migran.

Fakta Singkat Inflasi Bulungan Mei 2026

  • Inflasi tahunan (yoy): 3,97 persen pada Mei 2026
  • Penyumbang utama: tarif angkutan udara dan tarif PAM
  • Kelompok pengeluaran terdampak: transportasi, perumahan, dan air

Pemkab Diminta Antisipasi Daya Beli Masyarakat

Ekonom daerah menilai tekanan inflasi di Bulungan perlu diantisipasi dengan pengendalian harga di sektor jasa yang diatur pemerintah, seperti tarif air dan transportasi. Pemerintah Kabupaten Bulungan diharapkan dapat berkoordinasi dengan operator penerbangan dan pengelola PAM untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari besar keagamaan dan libur nasional.

“Kenaikan tarif transportasi udara ini bisa langsung terasa di kantong masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal. Perlu ada intervensi agar daya beli tidak tergerus lebih dalam,” ujar pengamat ekonomi lokal yang enggan disebutkan namanya.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: radartarakan.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top