TANJUNG SELOR — Sebanyak 74 kepala desa di Kabupaten Bulungan bakal menjalani retreat selama tiga hari di Tanjung Selor mulai pertengahan bulan ini. Kegiatan itu bersifat wajib bagi seluruh kades yang bertugas di wilayah tersebut.
Pemkab Bulungan menyiapkan materi pembekalan yang mencakup tata kelola pemerintahan desa, perencanaan pembangunan partisipatif, serta pengelolaan keuangan desa yang transparan. Para peserta juga akan mendapat pelatihan kepemimpinan dan manajemen konflik.
Retreat ini merupakan bagian dari program pengembangan sumber daya aparatur desa yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulungan. Tujuannya menyamakan visi antara pemerintah kabupaten dan desa dalam percepatan pembangunan di daerah.
Pj Bupati Bulungan melalui Kepala DPMD setempat menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi syarat bagi kades untuk mendapatkan pemahaman teknis terkait regulasi terbaru. "Kami ingin setiap kades punya bekal yang cukup dalam menjalankan tugasnya," ujar sumber di lingkungan Pemkab Bulungan.
Retreat direncanakan berlangsung di Aula Kantor Bupati Bulungan, Tanjung Selor. Pemkab belum merilis jadwal pasti hari dan tanggal, namun memastikan kegiatan berlangsung pada pekan ketiga bulan ini.
Seluruh peserta diwajibkan hadir sejak hari pertama hingga penutupan. Pemkab menyiapkan akomodasi dan konsumsi selama tiga hari pelaksanaan.
Pemkab Bulungan menargetkan setelah retreat, setiap desa mampu menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang lebih berkualitas. Selain itu, para kades diharapkan bisa mengelola dana desa secara lebih akuntabel.
Retreat ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja kepala desa selama setahun terakhir. Pemkab akan memantau tindak lanjut hasil retreat melalui pendampingan rutin dari DPMD Bulungan.