TANJUNG SELOR — Tujuh orang resmi dikukuhkan sebagai pengurus Komunitas Sosial Sedekah Seribu di Kalimantan Utara. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Jamal, SH, MAP, menyampaikan selamat atas pengukuhan tersebut dan menekankan pentingnya aksi nyata dalam berbagi.
Komunitas ini mengusung konsep sedekah dengan nominal kecil, yaitu seribu rupiah, yang dikumpulkan secara kolektif. Tujuannya membiasakan masyarakat untuk berbagi tanpa menunggu memiliki banyak harta.
“Ajarkan kebaikan, dorong dimulai dari tindakan kecil,” pesan Jamal dalam sambutannya. Ia menilai pendekatan ini efektif menumbuhkan solidaritas sosial di lingkungan perkotaan maupun pedesaan.
Keberadaan komunitas semacam ini menjadi jembatan antara warga yang ingin berdonasi dengan mereka yang membutuhkan. Pengurus yang baru dikukuhkan diharapkan mampu memperluas jangkauan program ke berbagai kecamatan di Kaltara.
Jamal menambahkan, gerakan seperti Sedekah Seribu bisa menjadi model pemberdayaan sosial berbasis partisipasi warga. “Tidak perlu besar, yang penting istiqomah dan terorganisir,” ujarnya.
Pasca-pengukuhan, pengurus akan menyusun program kerja jangka pendek, termasuk pendataan calon penerima manfaat. Komunitas ini juga berencana menggandeng masjid dan sekolah sebagai basis pengumpulan donasi.
Dengan struktur kepengurusan yang baru, Sedekah Seribu menargetkan bisa menjangkau minimal 500 kepala keluarga di tahun pertama. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat jaring pengaman sosial di tingkat akar rumput.