IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah Setelah Sempat Menguat ke 6.207, Mayoritas Sektor Melemah

Penulis: Indra Firmansyah  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 10:46:22 WIB
IHSG berbalik melemah ke zona merah setelah sempat menguat ke level 6.207.

KALIMANTAN UTARA — Data perdagangan sesi I menunjukkan tekanan jual cukup dominan. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 380 saham tercatat melemah, sementara hanya 198 saham yang berada di zona hijau dan 381 saham lainnya stagnan. Volume transaksi awal mencapai 3,09 miliar saham dengan nilai Rp2,1 triliun.

Mayoritas Indeks Sektoral dan Blue Chip Tertekan

Pelemahan IHSG juga diikuti oleh hampir seluruh indeks acuan. Indeks LQ45 turun 0,28 persen ke 617, IDX30 melemah 0,21 persen ke 348, dan JII terkoreksi 0,26 persen ke 376. Indeks MNC36 juga tercatat turun 0,17 persen ke 269.

Dari sisi sektoral, hanya empat sektor yang mampu bertahan di zona hijau: energi, properti, industri, dan kesehatan. Sebaliknya, tujuh sektor lainnya kompak melemah, meliputi konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, teknologi, konsumer non-siklikal, keuangan, dan transportasi.

Tiga Saham Pendorong Kenaikan di Tengah Tekanan

Meski mayoritas saham tertekan, beberapa emiten mencatatkan kenaikan harga dan masuk jajaran top gainers. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) menjadi salah satu yang memimpin, diikuti oleh PT Arthavest Tbk (ARTA) dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE).

Kenaikan harga ketiga saham ini terjadi di tengah minimnya sentimen positif dari pasar global maupun domestik. Pergerakan IHSG ke depan masih akan bergantung pada data ekonomi dan aksi wait and see pelaku pasar menjelang rilis data inflasi serta kebijakan suku bunga acuan.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top