TARAKAN — Kabar duka menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kalimantan Utara. Seorang jemaah asal Kota Tarakan, Hj. Irama Binti Maduta, meninggal dunia di Tanah Suci sebelum puncak ibadah haji dimulai. Jenazah almarhumah telah dimakankan di Arab Saudi.
Almarhumah menghembuskan napas terakhir saat masih berada di Tanah Suci, tepatnya sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Prosesi pemakaman telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi jemaah yang wafat di Arab Saudi.
Pihak Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) setempat telah menangani seluruh proses administrasi dan perawatan jenazah almarhumah. Pemakaman dilakukan di pemakaman khusus yang disediakan untuk jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.
Keluarga almarhumah di Tarakan telah menerima pemberitahuan resmi terkait wafatnya Hj. Irama Binti Maduta. Sesuai dengan prosedur, pemerintah memberikan santunan kepada ahli waris jemaah haji yang wafat saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Jemaah haji asal Kalimantan Utara yang tengah menjalani prosesi ibadah di Arab Saudi terus mendapatkan pendampingan penuh dari petugas kloter dan PPIH. Rombongan haji dari provinsi ini dijadwalkan kembali ke Tanah Air setelah seluruh rangkaian ibadah selesai.