Disdikbud Kaltara Tutup Sementara Website SPMB Usai Ada Indikasi Gangguan dari Pihak Luar

Penulis: Kemal Batubara  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 15:49:12 WIB
Disdikbud Kaltara menutup sementara website SPMB setelah ditemukan indikasi gangguan dari pihak luar.

TARAKAN — Website SPMB Kalimantan Utara beralamat www.spmb.kaltaraprov.co.id sempat diakses untuk uji coba terbatas. Namun, saat proses itu berlangsung, pihak Disdikbud menemukan informasi palsu yang disebarkan oleh orang tidak dikenal. Informasi itu menggunakan nama aplikasi SPMB Kaltara, tetapi dengan kesalahan fatal pada identitas daerah.

“Salahnya dia bukan tulis Kaltara, tapi Kalut, sehingga kami tahu dan langsung kami tutup dulu,” kata Hasanuddin kepada wartawan, Ahad (24/5/2026).

Menurutnya, kekeliruan penulisan itu menjadi tanda awal bahwa informasi tersebut bukan berasal dari internal pemerintah provinsi. Langkah penutupan akses diambil sebagai bentuk antisipasi agar tidak ada data calon siswa yang bocor atau sistem dimanipulasi.

Uji Coba Resmi Baru Dimulai Awal Juni

Hasanuddin menegaskan bahwa saat ini Disdikbud Kaltara masih berada dalam tahap sosialisasi. Aplikasi dan website SPMB belum dibuka secara penuh untuk pendaftaran. Uji coba resmi dijadwalkan berlangsung sekitar awal Juni, tepatnya satu minggu sebelum pelaksanaan penerimaan siswa baru dimulai pada 17 Juni 2026.

“Insya Allah satu minggu sebelum pelaksanaan tanggal 17 atau awal Juni nanti kami akan melaksanakan uji coba,” ujarnya.

Proses uji coba akan berlangsung selama beberapa hari. Orang tua dan calon siswa diberi kesempatan mencoba sistem yang telah disiapkan. Semua data yang masuk selama simulasi akan dihapus pada 16 Juni pukul 01.00 WITA, sehari sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Server Utama di Diskominfo, Antisipasi Pemadaman Listrik Disiapkan

Untuk menjaga kestabilan sistem saat pendaftaran berlangsung, Disdikbud Kaltara telah menyiapkan server utama yang berada di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Utara. Server tersebut dilengkapi genset sebagai antisipasi jika terjadi pemadaman listrik.

“Yang penting jangan mati lampu terlalu lama, karena biasanya kendala terbesar itu listrik,” kata Hasanuddin.

Ia menambahkan, koordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi dilakukan melalui masing-masing cabang dinas dan sekolah di daerah. Hal ini karena kebutuhan bandwidth dan jumlah pendaftar setiap sekolah berbeda-beda.

Seleksi Tak Hanya Berdasarkan Jarak Domisili

Hasanuddin juga menegaskan bahwa proses seleksi SPMB tidak semata-mata bergantung pada kecepatan akses internet atau jarak domisili siswa. Sistem penilaian telah diatur menggunakan sejumlah indikator agar penerimaan berlangsung objektif dan transparan.

“Jarak bukan satu-satunya penilaian, ada nilai lain dan usia juga menjadi pertimbangan,” paparnya.

Disdikbud Kaltara mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui website SPMB yang telah ditetapkan. Seluruh petunjuk teknis dan pengumuman terkait jadwal pendaftaran akan tersedia di laman resmi pemerintah provinsi.

“Juknis dan semua pengumuman nanti bisa dilihat langsung di website resmi,” pungkas Hasanuddin.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top